Unik, Motor Kuda Lumping Versi Pak Lajar di Kobar

Man/BERITA SAMPIT : Sepeda Motor yang dimodifikasi dengan hiasan ‘Kuda Lumping’, kreatif buatan Pak Lajar, asal SP4 Pangkalan Lada.

PANGKALAN BUN – Unik, mungkin itu kata yang pertama ketika melihat motor rakitan yang diciptakan Lajar (58) warga SP4 Kecamatan Pangkalan Lada Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Pria beristri ini punya ketertarikan luar biasa terhadap dunia seni budaya terutama kuda lumping, bahkan dirinya sampai rela mengubah motornya menjadi sepeda motor “kuda lumping”.

Kendaran roda dua itu disulap, tampil mirip seperti seekor kuda, sontak kuda lumping versi pak Lajar membuat setiap mata melihatnya terpukau.

“Sepeda Motor ‘Kuda Lumping’ yang dibuat olek Pak Lajar ini di Indonesia, baru kali pertama ada di Kabupaten Kobar,” kata Juhro warga Jalan HM Rafii Pangkalan Bun, saat dialog dengan Lajar bersama britasampit.co.id, di Taman Kota Pangkalan Bun, Kamis 27 Mei 2021, sore.

BACA JUGA:   Begini Kiat Baru Dinas PUPR Kobar Antisipasi Banjir di Kota Pangkalan Bun

Pria yang sering disapa pak Lajar ini mengakui, dirinya sengaja keluar rumah menuju taman kota menggunakan sepeda unik milikinya, hal ini sebagai salah satu cara mengusir rasa bosan di rumah menurutnya.

“Yah, tamba kesal saya sengaja jalan-jalan ke Pangkalan Bun dan mampir ketaman”, aku Pak Lajar.

Dia mengakui sebelumnya, merupakan salah satu seniman kuda lumping, tapi lantaran Covid-19. Ia harus sementara waktu berhenti.

“Dulu, penghasilan dari ngamen main kuda lumping lumayan lah untuk makan 4 anak dan istri. Sekarang sejak ada pandemi Covid-19 bekerja engga menentu , jadi serampangan kerja di kebun warga, kalau tidak ada panggilan kerja ya saya nganggur, makanya dari pada nganggur saya jalan-jalan sama istri ”, aku Pak Lajer.

BACA JUGA:   Ketua PIRA : Kami Bangga Menjadi Relawan Covid-19

Dirinya juga sempat bercerita singkat, mengenai alasanya memodifikasi motor miliknya mirip kuda. Dia mengakui, bahwa bermula dari hoby dan kesenangannya terhadap seni kuda lumping.

“Pokonya, kalau saya melaju di jalan raya hampir semua orang yang melihatnya, senyum atau ketawa. Bahkan katanya saat melaju dari Pangkalan Lada ke Pangkalan Bun, pernah di tengah jalan diberhentikan oleh Pak Polisi, tapi tidak ditilang, Pak Polisi hanya kagum saja meliat sepeda motor saya ini”, kata Pak Lajer, sambil ketawa.

(man/beritasampit.co.id).