Perdana, Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Kalteng Kunjungi Desa Rawa Sari

KUNJUNGAN : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Kalteng beserta rombongan usai kunjungan berfoto bersama di dekat dermaga penyeberangan Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim, Kalteng.

SAMPIT – Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengadakan kunjungan ke Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu 30 Mei 2021.

Menariknya, yang berkunjung ke desa yang dulunya bernama Babaluh itu, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Kalteng Dwi Cahyo beserta jajarannya, Kasi Op Agus Rotie, Eva, Kepala Satker dan Perwakilan Dinas PUPR Kalteng maupun Kotim.

“Kunjungan tim Kepala Satker dan Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Kalteng itu untuk meninjau kebenaran areal lahan sawah produktif dan komunikasi perluasan lahan yang dicanangkan untuk cetak sawah,” ucap Kepala Desa Rawa Sari Sigit Pranoto, Sabtu 29 Mei 2021, sore.

BACA JUGA:   Perizinan Berbasis Teknologi, OSS RBA Permudah Pelaku Usaha
CEK LAPANGAN : ARIFIN/BERITA SAMPIT – Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Kalteng saat cek lapangan saluran irigasi sawah di area pertanian Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim, Kalteng.

Dia menjelaskan, kunjungan kerja Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Kalteng beserta tim Satker merupakan perdana di Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut.

Hal ini, menurutnya, kunjungan kerja itu sangat berarti dan dianggap luar biasa, mengingat Desa Rawa Sari merupakan desa yang mungkin satu-satunya di Kotim mengusulkan untuk cetak sawah seluas 100 hektare.

“Pemerintah Desa Rawa Sari sudah mencanangkan lahan cetak sawah 100 hektare dan masih belum ada tahapan dan realisasinya. Mudah-mudahan dengan kehadiran Kepala Balai Wilayah Kalimantan II Kalteng bisa memberikan tanggapan mengenai usulan cetak sawah tersebut,” harap Sigit.

BACA JUGA:   PGRI Mentaya Hilir Utara Peduli Sumbang Ratusan Beras Untuk Korban Banjir

Selain itu, rombongan tidak hanya meninjau kebenaran areal lahan sawah produktif dan komunikasi perluasan lahan yang dicanangkan untuk cetak sawah, bahkan, tambah Sigit, juga sekaligus peninjauan kegiatan dari kelompok Perkumpulan Petani Pemanfaat Air (P3A) “Sumber Sari 1” Desa Rawa Sari.

“Kelompok P3A itu di bawah naungan Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Kalteng, yang saat itu sedang pembuatan pintu tabat aliran irigasi sawah yang bersumber dari APBN Pusat,” pungkasnya.

(ifin/beritasampit.co.id)