60 Rumah di Desa Serambut Tak Pernah Nikmati Aliran Listrik, Masih Andalkan Genset

JARINGAN LISTRIK : IST/BERITA SAMPIT - Kabel sambungan jaringan listrik putus di Jalan Bapinang-Pagatan, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim, Kalteng.

SAMPIT – Zaman modernisasi dan digitalisasi saat ini, ternyata masih ada saja rumah penduduk yang belum teraliri jaringan listrik. Salah satunya di Desa Serambut, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Sampai sekarang, ada 60 kepala keluarga di tempat kami tidak pernah menikmati adanya aliran jaringan listrik,” ucap Kepala Desa Serambut Migran pada saat reses anggota DPRD Kotim Dapil III dan sekaligus Rakordes dengan Camat Pulau Hanaut di Desa Bantian.

BACA JUGA:   Gas Poll, Harati Mulai Benahi Jalan di Kota Hingga Pedalaman

Pemdes Serambut, lanjutnya, sudah acapkali memperjuangkan dengan cara mengusulkan melalui Musdes, membuat laporan kepada pihak terkait seperti Kecamatan Pulau Hanaut, ULP PLN bahkan anggota DPRD Kotim dapil khusus menangani listrik.

Akan tetapi, tambahnya, hingga sekarang belum ada respon bahkan kondisi jaringan listrik di wilayah Pulau Hanaut kian tidak menentu.

“Kami pernah dijanjikan pihak PLN, katanya desa menyiapkan kabel listrik dan pihak PLN siapkan travo, faktanya hingga sekarang belum ada kejelasan,” keluh Migran dihadapan yang hadir di kegiatan tersebut.

BACA JUGA:   Kades Parebok Diduga Alihkan Bantuan Tandon Air dan WC

Untuk sementara, sambungnya, 60 rumah itu hanya mengandalkan generator set (genset) untuk penerangan di dalam rumah. “Kami berharap, apa yang jadi aspirasi warga desa kami diperjuangkan,” sarannya. (ifin/beritasampit.co.id).