Inovasi Kapolres Kobar Bantu Mengurangi Pengangguran

Logo/Banner Virtual Job Fair, pada Senin, 12 Juni 2021 mulai diluncurkan.

PANGKALAN BUN – Angka pengangguran di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mencapai 8.126 orang. Sehingga, dalam mengurangi angka pengangguran Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah membuat inovasi dengan meluncurkan atau melauching Virtual Job Fair.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Polres Kobar tersebut sekaligus dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke 75. Dalam kegiatan itu AKBP Devy didampingi Kasat Reskrim AKP Rendra Adita Dhani yang langsung menjabarkan tentang Virtual Job Fair kepada para awak media, Senin 14 Juni 2021.

“Peluncuran perdana Virtual Job Fair tujuannya untuk membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keahliannya dari masing-masing para calon pelamar kerja. Dalam program perdana ini Polres Kobar kerjasama dengan sekitar 8 Perusahaan Besar Swasta (PBS),” jelas Rendra.

BACA JUGA:   Tingkatkan Pelayanan Vaksinasi, Polres Kobar Buka Gerai Vaksin

Kata Rendra, tahun 2020/2021 merupakan tahun yang paling pilu, karena tanpa diduga seluruh daerah di Indonesia ini dihantam badai Tsunami Pandemi Covid-19.

“Hingga saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi dampaknya bukan saja mengancam pada kesehatan, tetapi dampaknya juga mengancam kepada perekonomian masyarakat, antara lain jumlah pengangguran di Kobar semakin bertambah mencapai 8.126 jiwa,” ungkap Rendra.

Akibat dari tingginya angka pengangguran ini menurut Dia, sangat mempengaruhi pada tingkat kriminalitas.

“Meski berdasarkan data pengangguran yang ada dari golongan yang berpendidikan, untuk itu kami pun tergerak untuk membantu masyarakat memberikan solusi agar masyarakat dengan mudah mendapatkan pekerjaan,” ujar Rendra.

BACA JUGA:   Begini Cara Baru Satlantas Polres Kobar Gelorakan Makna Prokes Kepada Masyarakat

Dalam kegiatan launching Virtual Job Fair ini, Polres Kobar telah menggandeng 8 PBS di Kabupaten Kobar yang membutuhkan tenaga kerja. Pendaftaran dimulai pada tanggal 21 Juni sampai dengan tanggal 30 Juni 2021.

“Mulai sesi pendaftaran sampai dengan interview atau wawancara, semuanya dilakukan melalui virtual, mengingat saat ini kasus Covid-19 masih terjadi. Virtual Job Fair ini sebagai solusi mengatasi angka pengangguran di tengah pandemi Covid-19,” pungkas Rendra. (Man/beritasampit.co.id).