Pelajar Asal Kotim Raih Prestasi Hingga Internasional

ILHAM/BERITA SAMPIT - Darren Edberd Bhastarina, bersama piagam dan medali yang diperolehnya pada contes matematika baik di tingkat nasional maupun internasional. Senin 14 Juni 2021.

SAMPIT – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) patut merasa bangga dengan salah seorang murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Katolik Sampit, Darren Edbert Bhastarina (13), masih muda duduk di kelas 7 ini sudah mampu menorehkan segudang prestasi dan membawa harum nama Kotim maupun Kalimantan Tengah di kancah nasional sampai internasional.

Putra tunggal dari pasangan Lakmi Kartajana dan Suherijanto yang dikenal pendiam ini, ternyata memiliki kejeniusan dalam belajar, tak pelak sejak duduk di Sekolah Dasar kelas 3, Darren sudah menjuarai Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kabupaten dengan menyingkirkan para pesaingnya yang sebagian besar siswa di atasnya dari SMP.

Menariknya lagi, selama pandemi Covid-19 yang berjalan hampir 2 tahun ini, ternyata tidak menyurutkan tekat dan semangat Derren untuk belajar dan meraih pencapain prestasinya. Hal ini dibuktikan Derren dengan menjuarai 10 lomba online matematika tingkat nasional dan internasional.

Berikut prestasi melalui lomba online yang diperoleh Derren dari bebagai event nasional dan internasional yang diikutinya selama Pandemi, diantaranya: Meraih medali perunggu pada Olimpiade Pahlawan Sains Indonesia di Medan, tanggal 22 November 2020.

Kedua mendapatkan medali emas pada lomba matematika bela negara, di Bogor tanggal 23 Desember 2020. Ketiga Medali perunggu pada Lust Mathematical competition 23 Januari 2021. Keempat Medali emas di kompetisi sains indonesia (KSI) 7 Febriari 2021.

Kelima, merebut medali emas di ajang Got telent di tanggal 21 Februari 2021, keenam medali perunggu Edukasi Land Matematika 21 Februari 2021. Ketujuh kembali mendapatkan medali perunggu di even Read 1 Online Competition arit matematika dan aljabar di Bogor 1 April 2021.

BACA JUGA:   Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng Dukung Program BIPA

Selanjutnya kedelapan meraih medali perak di ajang Online Mathematics Competition Vol 1 pada tanggal 11 April 2021. Kesembilan Medali perunggu di Olimpiade Numerasi Nasional (ONN) di Medan 24 April 2021, serta kesepuluh berlanjut dengan peraihan medali perunggu pada event International Kangaroo Mathematics Contest, di Bogor 6 Mei 2021.

Kunci keberhasilan Derren mampu memperoleh berbagai prestasi tersebut, tidak lepas dari kegemarannya membaca, kerja keras, gigih serta tak lupa dorongan dari kedua orang tuanya yang selalu memberikan motivasi kepada putra semata wayangnya itu.

“Belajar dan membaca itu hobbi, dalam sehari menyempatkan membaca 3 sampai 7 jam,” Kata Derren kepada media ini, Senin 14 Juni 2021.

Selain melalui buku, dirinya juga memanfaatkan sarana internet, apa lagi selama pandemi ini, sistem belajar melalui online, sehingga pada pelajaran yang tidak dipahaminya, Ia menggali melalui internet.

Sementara, Suherijanto ayah Derren menceritakan secara singkat, bahwa dari kecil putranya memang memiliki keingintahuan yang tinggi.

“Dari kecil Derren setiap dibelikan mainan selalu dirusak, mobil-mobilan dirusak, beberapa kali selalu dirusak. Sampai membuat saya jengkel dan menanyakan kenapa mainannya sering dirusak. Derren menjawab, aku kepingin tahu kenapa mobil itu bisa jalan. Melihat keingintahuannya saya bisa menebak bahwa anak saya memiliki kemampuan matematika,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu-Sabu di Kotim

Selain itu, ketika dibelikan dua jenis buku, yang satu buku dongeng dan satunya lagi buku berhitung. Namun yang dibaca dan diisi hanya buku berhitung.

Mengetahui bakat anaknya itu, Ia pun mencarikan tempat yang pantas untuk bekal mengasah serta menanamkan mental yang sesuai dengan bakatkan anaknya dengan memasukan ke UMC Sampoa Sampit.

“Inilah awal bekalnya hitung-hitungan, saat masuk ke Sampoa, Derren lebih terasah bakat, kemampuan dan mentalnya, sampai saat ini bisa berprestasi,” paparnya.

“Di rumah kami tidak mengajarin, namun hanya memberikan support ayo ada lomba ikuti saja sapa tahu bisa menang. Dan saya bersyukur dia bisa menang,”lanjut Janto.

Sementara itu, pendidik sekaligus Owner UMC Sampoa Sampit, Erni Susilawati, merasa bangga dengan prestasi yang di raih Derren.

“Materi yang dia dapat hingga ke grand level tertinggi itu menjadi bekal dasar Derren untuk terus meraih prestasi. Dan prestasi Derren ini mudah-mudahan menjadi pemacu semangat anak-anak di Sampit tidak mau kalah dengan daerah lain,” ucapnya

Peran orang tua dalam mengarahkan bakat yang sesuai dengan kemampuan anak sangatlah penting, sebab masing-masing anak punya potensi, tinggal orang tua yang terus memberikan dukungan kepada buah hatinya.

“Mendapatkan prestasi di olimpiade tingkat nasional tidak gampang bagi Derren, bituh kerja keras serta tekat yang kuat untuk meraih itu. Dan ini telah dibuktikan Derren, salah satu anak terbaik di Kotim,”tutupnya.

(Cha/beritasampit.co.id)