Cangkir Pustaka Hibahkan 120 Buku

Hardi/BERITA SAMPIT - penanggung jawab Cangkir Pustaka Anwar saat menghibahkan buku kepada Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng Luqman Al Hakim

PALANGKA RAYA – Cangkir Pustaka menghibahkan 120 buku kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah, pada acara pemecahan kendi kebodohan sebagai simbol di launchingnya Inovasi Literasi Cangkir Pustaka di Palangka Raya, kegiatan itu dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu 16 Juni 2021.

Hibah buku ini merupakan bagian dari program Inovasi literasi yang dilaksanakan oleh Cangkir Pustaka, yang dimana buku yang dihibahkan seperti buku agama, novel dan lainnya. Pada kesempatan itu, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng Luqman Al Hakim menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan literasi di Kalimantan Tengah, terutama dalam upaya untuk meningkatkan budaya gemar membaca bagi masyarakat.

BACA JUGA:   Tempat Wisata di Palangka Raya Mulai Dibuka, Ini Syaratnya

“Kita berharap, dengan adanya Inovasi Literasi yang berupa bazaar yang menyediakan buku murah, terjangkau, dan juga berkualitas memberikan motivasi bagi masyarakat, untuk meningkatkan minat baca, dan sekaligus juga meningkatkan budaya baca bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ucapnya.

Selain itu juga sebagai bagian dari upaya menjadikan Kalimantan Tengah yang maju, sehingga dengan adanya kegiatan ini menciptakan sumber daya manusia yang unggul, dan juga bisa mencapai misi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, yang salah satunya ialah untuk mewujudkan sumber daya manusia yang cerdas.

BACA JUGA:   HUT TNI Ke-76, Nuryakin : Momen Tingkatkan Kekompakan

“Kedepannya Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah akan mengadakan pelatihan untuk menulis, yang nantinya, kita harapkan rekan-rekan kita di sekolah seperti guru juga bisa mengikuti kegiatan itu untum meningkatkan kemampuan menulisnya,” pungkasnya.

Selain itu juga kegiatan-kegiatan lain yang didukung juga oleh pustaka, sebagai upaya dari transformasi pelayanan perpustakaan yang berbasis inklusi sosial, dan kegiatan yang akan dilaksanakan tersebut, diharapkan juga akan meningkatkan minat baca dari anak-anak sampai dengan dewasa.

(Hardi/Beritasampit.co.id)