Server Aplikasi SDGs Down, Input Data Warga di Desa Hanaut Terpaksa Manual

SEPAKAT : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Plt Camat, Kapolsek, Danpos Ramil Pulau Hanaut, Ketua BPD, Pendamping Desa Lokal/Kecamatan jadi saksi Penetapan Data SDGs Desa yang ditandatangani Kepala Desa Hanaut.

SAMPIT – Tim pendataan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa di Desa Hanaut, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), mengeluh. Penyebabnya, susah ketika menginput data melalui aplikasi resmi karena server down.

“Pada saat akan menginput data, tim kami mengeluh karena input data tidak bisa mungkin server SDGs down,” ucap Kepala Desa Hanaut Nanag Qasim pada saat Musdesus Penetapan Data SDGs Desa di balai desa setempat, Kamis 17 Juni 2021.

BACA JUGA:   RSUD dr. Murjani Sampit Kini Dapat Tambahan 50 Tabung Oksigen Untuk Pasien Covid-19

Dijelaskannya, tim sudah melakukan pendataan ke lapangan dimulai 1 Maret hingga 31 Mei 2021. Selama itu, kata Nanang, data hanya dimasukan manual karena ketika akan diinput melalui aplikasi server selalu menolak.

“Kami sampaikan bahwa tim sudah berusaha maksimal menginput data yang sudah terdata secara manual. Namun, kami juga berharap dengan adanya tambahan waktu 30 hari server aplikasi normal,” harapnya.

BACA JUGA:   Koperasi Baru Dibentuk ‘Wajib’ Adakan Penyuluhan, Ini Aturannya

Sementara itu, Pelaksana tugas Camat Pulau Hanaut Sufiansyah menambahkan bahwa data SDGs salah satunya digunakan sebagai acuan merencanakan kegiatan perencanaan pembangunan desa kedepannya.

“Kami harapkan, Ketua RT/RW memberikan data yang akurat dan apabila ada warganya yang belum terdata hendaknya segera melapor ke Pemerintah Desa Hanaut,” sarannya.

(ifin/beritasampit.co.id)