Dewan Ingatkan Jangan Sampai Ada ‘Permainan Uang’ Saat PPDB

M.SLH/BERITA SAMPIT - Wakil Ketua II Komisi C Bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palangka Raya, Shopie Ariany Sitorus.

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua II Komisi C Bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Shopie Ariany Sitorus menanggapi adanya Penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Palangka Raya.

Dia berharap, dalam penerimaan pendaftaran Peserta Didik Baru di Kota Palangka Raya agar tertib dan tetap mematuhi penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Jangan sampai terjadi permainan uang pada saat PPDB di Kota Palangka Raya, dan saya harapkan juga agar penerima didik baru ini dilakukan dengan tertib, seperti halnya mengikuti prosedur yang ada seperti sesuai zona di Kota Palangka Raya,” terang Shopie Ariany Sitorus di kantor dewan, Senin 21 Juni 2021.

BACA JUGA:   Ruselita Apresiasi Kebijakan Pemkot Palangka Raya Soal Stimulus PBB-P2

Lebih lanjut, Legislator Partai Perindo ini juga menambahkan, bahwa yang paling penting adalah penerapan zonasi harus dimaksimalkan untuk pemerataan pendidikan di Kota Palangka Raya.

“Jangan semua peserta didik menumpuk mendaftar di salah satu sekolah, yang dianggap lebih berprestasi di sekolah itu dibandingkan sekolah lain, padahal sama saja,” tutur Shopie.

Dia kembali menegaskan, pada pelaksanaan penerimaan pendaftaran Peserta Didik Baru tersebut dirinya meminta memperhatikan prokes. “Seperti halnya tidak membawa anak ke sekolah saat pendaftaran, memakai masker, membawa hand sanitizer, mencuci tangan, dan menjaga jarak” tutupnya. (M.Slh/beritasampit.co.id).