Bata Merah Antarkan Kelurahan Sawahan Wakili Kotim ke Tingkat Provinsi

ILHAM/BERITA SAMPIT - Ketua RT dan RW Kelurahan Sawahan, Jainudin Karim. Selasa 22 Juni 2021

SAMPIT – Produksi bata merah di RT 36 Kelurahan Sawahan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, merupakan salah satu wilayah penyumbang material pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Uniknya lagi, bata merah tersebut merupakan hasil olahan dari usaha yang dikelola sendiri oleh masyarakat setempat.

Ketua Forum RT dan RW Kelurahan Sawahan Jainudin Karim, yang juga merupakan salah satu anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah perwakilan Kotim, mengapresiasi Kelurahan Sawahan menjadi pewakilan Kotim yang terpilih mengikuti lomba Kelurahan dan Desa tingkat Provinsi Kalteng tahun 2021 ini.

“Jika Kelurahan ini berhasil menang dalam lomba, berarti Pemerintahan Kotim melalui Pemimpin yang baru semuanya bergerak sampai kepada SOPD, dan kita harap bisa terus mengawal membantu sampai ditingkat nasional,”kata Karim, Selasa 22 Juni 2021

BACA JUGA:   DPRD Kotim Minta Review Perbup No 19 Tahun 2021

Kelurahan Sawahan terdiri dari 39 RT dan 6 RW, dan disalah satunya pada di RT 36, merupakan wilayah pengolahan produksi terbesar bata merah di Kotim.

ILHAM/BERITA SAMPIT – Lurah Sawahan Legendaria Okta saat memberikan jawaban dan penjelasan kepada salah seorang Tim penilai Lomba Kelurahan dan Desa dari Provinsi Kalimantan Tengah. Selasa 22 Jhni 2021.

Bata merah di Kelurahan Sawahan ini menjadi salah satu sumber material pembangunan di Kotim. Menariknya pengolahan bata merah itu adalah usaha yang dikelola masyarakat dari masing-masing rumah tangga di wilayah RT 36 tersebut.

“Ini bisa menjadi penilaian utama juga, karena kita ketahui bahwa di Kotim seluruh pembangunan itu menggunakan bata merah dari Sawahan. Apa bila dari Sawahan tidak mampu stoknya, maka ditambah dari wilayah Desa Bapeang,”paparnya.

BACA JUGA:   Ini Sikap 6 Cabang Terkait Badko HMI Kalselteng di Palangka Raya

Bukan hanya sumber usaha mandiri dari masyarakatnya, Kelurahan Sawahan juga cukup canggih dan cepat dari segi pelayanan publik, karena telah menggunakan sistem digital.

“Dan kami berharap Kelurahan Sawahan bisa tampil menjadi perwakilan di tingkat Provinsi ke tingkat nasional. Dan kita mewakili dari 39 RT dan 6 RW di Kelurahan Sawahan yakin dan antusias ingin memperjuangkan kemenangan itu,” tutup Karim.

(Cha/beritasampit.co.id)