Isu Viral di Sampit Ditanggapi Fraksi Golkar DPRD Kotim

IST/BERITA SAMPIT - Anggota Komisi III DPRD Kotim, Riskon Febiansyah.

SAMPIT – Beberapa waktu yang lalu jagat maya media sosial masyarakat Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diramaikan dengan tindakan Wakil Bupati Kotim Irawati yang melakukan sidak ke salah satu toko minuman keras.

Menanggapi hal itu, Fraksi Golongan Karya (Golkar) DPRD Kotim angkat suara. Riskon Fabiansyah yang mewakili Fraksi Golkar menyampaikan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Wakil Bupati Kotim di toko penjualan minuman keras yang telah beredar luas dan mendapat reaksi keras dari masyarakat pengguna sosial media dan juga Ormas serta tokoh masyarakat atas adanya praktek perdagangan miras yang diluar dari kendali peraturan.

BACA JUGA:   Julukan Sampit Kota Parkir Masih Melekat, Belum 1 Menit Dipungut Biaya

Berkaitan dengan viralnya kejadian itu fraksi Golkar memberikan masukan dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah turun tangan ke lapangan terkait dengan peredaran miras di Kotim.

“Namun langkah ini tidak hanya menjadi sensasi di jagat sosial media maya. Fraksi Golkar hanya mengingatkan perlunya langkah-langkah yang terstruktur, sistematis dan konsisten, dengan pelibatan serta partisipasi semua pihak untuk penerapan peraturan yang telah ada,” ucap Riskon Fabiansyah, Rabu 23 Juni 2021.

BACA JUGA:   Dewan Reses Ke Dapil 3, Temukan Masih Ada Desa Yang Terisolir Padahal Berada Diantara Dua PBS

Menurutnya, sejalan dengan pikiran dan tuntutan dari masyarakat, momen tersebut hendaknya dijadikan sebagai langkah bagi Pemerintah untuk melakukan penguatan pemberantasan narkoba yang sudah sejak awal Kotim menjadi zona merah peredaran narkoba.

“Karena baik minuman keras maupun narkoba adalah alat perusak generasi, menjadi penyakit sosial yang berdampak pada kehidupan sosial di masyarakat dan masa depan khususnya generasi muda kita. Mohon ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tandas pria yang akrab disapa Eko ini. (im/beritasampit.co.id).