Warga Desa Nihan Hilir Adakan Ritual Tiwah

TIWAH : ISK/BERITA SAMPIT- Warga Desa Nihan Hilir saat melakukan Acara Ritual Adat Tiwah di Betang Tambau, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara. Rabu 23 Juni 2021.

MUARA TEWEH – Warga Desa Nihan Hilir adakan acara Ritual Tiwah Rukun Kematian Tingkat Akhir Agama Hindu Kaharingan di Betang Tambau, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara. Rabu 23 Juni 2021.

Sekretaris Desa Nihan Hilir Arbino menjelaskan Tiwah adalah ritual keagamaan bagi umat Hindu Kaharingan atau Ritual Tiwah Rukun Kematian Tingkat Akhir pencucian arwah bagi mendiang keluarga yang sudah meninggal dilaksanakan secara bersama-sama oleh keluarga ahli waris yang keluarganya sudah meninggal.

BACA JUGA:   Pembunuhan Nenek Jiran, Polisi Gelar Reka Ulang Sebanyak 25 Adegan

“Jadi Tiwah atau Gantung Agung ini, seyogyanya dilaksanakan satu tahun sekali. Namun pada waktu tahun 2020 Pandemi Covid-19. Sehingga kita tidak bisa melaksanakannya baru tahun ini dapat kita laksanakan,” kata Arbino.

Ketua Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan Kabupaten Barito Utara Ardianto mengatakan acara ritual Tiwah ini merupakan hal yang wajib dilaksanakan oleh agama Hindu Kaharingan ketika ada keluarga yang meninggal dunia.

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng Minta 80 Persen Lansia di Barito Utara Selesai Divaksin Bulan Desember

“Tiwah upacara terakhir untuk mensucikan roh keluarga yang meninggal. Nah yang dilaksanakan di Desa Nihan Hilir ini adalah kebiasaan yang dilakukan secara turun temurun dilakukan secara gotong royong,” jelas Ardianto.

Diketahui acara Ritual Tiwah Rukun Kematian Tingkat Akhir Agama Hindu Kaharingan sebanyak 24 Kepala Keluarga yang terkena musibah.

(ISK/beritasampit.co.id)