Bawaslu Kalteng Dorong Semangat dan Inisiatif Masyarakat Kawal Pemilu

PEMBUKAAN : HARDI/BERITA SAMPIT - Anggota Bawaslu RI Rahmad Bagja saat memukul gong sebagai tanda membuka SKPP Tingkat Dasar Tahun 2021, di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Senin 28 Juni 2021.

PALANGKA RAYA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong semangat serta inisiatif masyarakat dalam mengawal agenda pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu).

Hal ini dilaksanakan melalui kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Tingkat Dasar Tahun 2021, di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Senin 28 Juni 2021. Kegiatan dibuka langsung Anggota Bawaslu RI Rahmad Bagja.

Sekolah Kader tersebut dilaksanakan dalam tiga tingkatan, yaitu SKPP tingkat dasar, tingkat menengah dan SKPP tingkat lanjutan.

SKPP tingkat dasar akan berlangsung dari Bulan Juni sampai Bulan September 2021 di 100 titik lokasi yang tersebar di 34 provinsi dan diikuti oleh 304 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Di Provinsi Kalteng ditunjuk Kota Palangka Raya sebagai zona pertama untuk melaksanakan SKPP Tingkat Dasar dan Kabupaten Kotawaringin Timur zona kedua.

Ketua Panitia Kegiatan Ramly mengungkap, bahwa Bawaslu sejak tahun 2018 telah menggagas Sekolah Kader Pengawasan Pemilu sebagai bagian dari desain pusat pendidikan pengawasan Pemilu.

BACA JUGA:   Duwel Rawing Dorong Pemprov Perhatikan Sekolah Swasta

“Tujuan sekolah tersebut untuk menyebarkan, dan mendorong semangat serta inisiatif masyarakat dalam mengawal agenda demokrasi kepemiluan, serta mengorganisasi proses transfer pengetahuan, pengalaman dan keterampilan teknis pengawasan Pemilu bagi generasi muda,” jelas Kepala Bagian Hukum, Humas dan Data Informasi Bawaslu Kalteng ini.

Kata Ramly, animo dan antusias generasi muda untuk mengikuti SKPP tingkat dasar di Palangka Raya cukup tinggi. Selama masa pendaftaran peserta yang dimulai dari tanggal 24 sampai 28 Mei, tercatat sebanyak 22.138 orang yang mendaftar dengan rincian laki-laki sebanyak 13.771 orang dan perempuan sebanyak 8.367 orang.

Jumlah ini ternyata melampaui alokasi peserta di tiap titik pelaksanaan SKPP yang telah ditentukan. Para pendaftar kemudian diseleksi berdasarkan persyaratan yang ditetapkan serta dengan mempertimbangkan unsur keterwakilan wilayah, basis OKP, keterwakilan perempuan, serta keterwakilan individu berkebutuhan khusus atau disabilitas.

BACA JUGA:   Vaksinasi di Kalteng Lancar, Ketua Umum Kadin: Stok Vaksin Menipis

Peserta kegiatan SKPP di Kota Palangka Raya berasal dari lima kabupaten dan kota yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Gunung Mas. Total peserta sebanyak 71 orang terdiri dari laki-laki 43 orang dan perempuan 28 orang.

Kegiatan SKPP ini akan berlangsung selama 3 hari dimulai tanggal 28 sampai dengan 30 Juni 2021, dengan dibimbing oleh Narasumber dan Fasilitator handal dan berpengalaman dalam dunia Demokrasi dan Kepemiluan.

Pada hari pertama pembukaan yang berisi arahan ketua dan anggota Bawaslu, kemudian dilanjutkan Seminar Pengawasan Partisipatif, Pre test untuk peserta, pengantar pelatihan serta materi pembangunan karakter.

Pada hari kedua, para peserta akan diajarkan materi Pemilu dan Demokrasi, bahkan kecakapan dasar pengawas partisipatif. Pada hari ketiga, merupakan sesi akhir, dimana akan dilakukan post test untuk peserta, pembuatan rencana tindak lanjut dan penutupan. (Hardi/beritasampit.co.id).