Mahasiswa STIE Barsel Terima Bantuan Beasiswa UKT dari Kemendikbud

Ketua STIE Dahani Dahanai Barito Selatan, Lisawanto, foto bersama dosen dan mahasiswa usai acara penandatanganan pertanggungjawaban penerimaan bantuan dari Kemendikbud dan Ristek RI di Buntok, Senin 28 Juni 2021.//Ist-Antara/Bayu Ilmiawan;

BUNTOK – Sebanyak 45 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dahani Dahanai, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, mendapatkan bantuan penyaluran beasiswa Uang Kuliah Tunggal (UKT) terdampak Covid-19 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek).

Ketua STIE Dahani Dahanai Barsel, Lisawanto, usai penandatanganan penerimaan bantuan tersebut, mengatakan, bantuan beasiswa terdampak COVID-19 ini didapatkan mahasiswanya sejak 2020 lalu dengan jumlah bantuan yang diterima setiap mahasiswa sebesar Rp2,1 juta per semesternya.

“Bantuan kali ini diterima oleh 45 orang mahasiswa yang terdiri dari 35 orang mahasiswa semester 8 dan sisanya mahasiswa semester 7 serta semester 4. Bantuan ini tentunya sangat membantu bagi mahasiswa untuk membayar SPP maupun keperluan biaya kuliah lainnya,” kata Lisawanto, Senin 28 Juni 2021.

Dijelaskan bahwa bantuan beasiswa bagi mahasiswa yang terdampak Covid-19 ini adalah mereka yang tidak menerima bantuan beasiswa dari program lainnya.

Menurut dia, mahasiswa yang menjadi penerima bantuan ini sudah diseleksi pihaknya. Syarat menerima bantuan ini adalah bagi mereka yang tidak menerima bantuan program Kartu Indonesia Pintar (KIP), beasiswa Bidikmisi dan beasiswa Kalteng berkah.

BACA JUGA:   280 Siswa SMK 1 Buntok Ikuti Vaksinasi Massal

Untuk itu, dalam pertemuan ini dilaksanakan penandatanganan surat pertanggungjawaban, sebab seluruh bantuan sudah diterima oleh mahasiswa dan perguruan tinggi. Sistem pencairannya, dana dikirim ke rekening pengelola beasiswa yang terintegrasi dengan virtual akun yang dimiliki mahasiswa.

Lisawanto berharap ke depannya Kemendikbud-RistekĀ  bisa menambah kuota dan memberikan bantuan lainnya untuk menambah semangat bagi mahasiswa, apalagi terhadap mahasiswa baru STIE Dahani Dahanai.

Menurutnya, ada sekitar 30 orang calon mahasiswa yang mendaftar di STIE Dahani Dahanai ini menggunakan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Tuntas atau tidaknya mereka kuliah tergantung dari ekonomi orang tuanya, karena dampak pandemi ini sangat mempengaruhi perekonomian orang tua mereka,” kata Lisawanto, Dikutip dari Antara.

Apabila 30 mahasiswa ini terdaftar di Kemendikbud-Ristek terbantu untuk mendapatkan bantuan kuliah, maka secara otomatis ada jaminan mereka bisa menamatkan kuliahnya, karena untuk SPP per semester di STIE Dahani Dahanai ini sebesar Rp2.250.000.

BACA JUGA:   PTM di Barsel Diizinkan, Isi Kelas Hanya 50 Persen Murid

Sementara itu salah seorang mahasiswa, Ahmad Busairi saat diwawancarai mengucapkan terima kasih karena sudah mendapatkan bantuan.

Ia menyampaikan, dengan adanya bantuan ini juga dapat menjadi semangat bagi dirinya selaku mahasiswa untuk kuliah.

“Bantuan ini sangat bermanfaat sekali membantu mengurangi beban kami dalam membayar biaya kuliah terutama kami yang sudah semester 8 ini, karena banyak biaya yang harus dibayar seperti SPP, ujian skripsi, dan biaya yudisium serta wisuda,” terangnya.

Mahasiswa lainnya, Gina Khairani menambahkan, bantuan ini sangat membantu dan diharapkan bantuan bisa berkelanjutan setiap tahun dan kalau bisa per semester.

“Bantuan yang saya terima ini akan digunakan untuk biaya Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Juli 2021 ini dan membantu membayar SPP,” kata Gina.

(BS-65/beritasampit.co.id)