Daging Ayam Tembus Rp 60 Ribu, Emak-emak Menjerit!

FOTO SARBANI - Pedagang ayam Potong di Pasar Kereng Pangi saat melayani pembeli.

KASONGAN – Harga daging ayam potong di pasar Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir, Katingan, mengalami peningkatan, dari Rp 50.000 merangkak menjadi Rp. 60.000 per Kg.

Kenaikan harga terjadi hampir sepekan, harga bawang merah juga mengalami kenaikan 5 ribu rupiah. Semula harga bawang merah Rp 30.000 menjadi Rp 35.000,-.

Kenaikan ini menurut pedagang lantaran, minimnya pengiriman barang dari kontributor asal Banjarmasin, Kalsel menuju pasar Kereng Pangi.

Pedagang terpaksa harus mengambil barang dan jasa angkut yang lainnya agar barang tetap ada, akibatnya biaya bertambah dan harga pun ikut meningkat.

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng Tinjau Posko Pengungsian di Katingan

Situasi seperti ini juga berpengaruh terhadap pendapatan para pedagang, pasalnya pembeli terpaksa mengurangi belanja dan tak jarang mengeluhkan kenaikan harga.

Seperti diungkapkan pedagang ayam potong Sumi, ia mengaku kesulitan mendapatkan barang jualan. Selain itu harga yang tinggi juga menyebabkan para pelanggannya merasa keberatan.

“Kalo harga ayam potong terus naik, kami terancam gulung tikar, apalagi pembeli juga sepi,” keluhannya.

Selain harga daging ayam dan bawang merah, sayuran juga mengalami peningkatan harga seperti tomat yang harga kini tembus diangka Rp 18.000.

“Harga semua naik dari ayam, bawang sampai tomat juga ikut naik,” keluh Selvia ibu beranak satu ini.

BACA JUGA:   Ribuan Warga Katingan Bagian Utara Terdampak Banjir

Dirinya berharap ada upaya pemerintah daerah melalui dinas terkait melakukan monitoring harga agar tetap stabil.

“Kalo harapan emak-emak seperti kami ini, ya barang-barang kebutuhan pokok bisa stabil, apalagi kondisi sekarang cari pekerjaan susah, kalo bisa jangan naik lagi,” pintanya.

Ditambah menjelang hari raya idul Adha 1142 H yang diprediksi pertengah bulan Juli, harga bahan pokok diharapkan bisa stabil.

“Semoga pemerintah daerah turun langsung mengecek kondisi harga saat ini, sekali lagi harapan kami harga bisa stabil,” tutupnya.

(Kawit/beritasampit.co.id)