Gubernur Kalteng Minta Korindo Benar-Benar Bertanggung Jawab Meledaknya Tongkang

MAN/BERITA SAMPIT - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalteng, Hamka didampingi Kadishub Kobar Firiyana, saat berada di lokasi dermaga Korindo.

PANGKALAN BUN – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran meminta PT. Korindo Aria Bimasari (Korindo Group) Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), agar bertanggungjawab atas terjadinya ledakan sebuah Tongkang.

Apa lagi, atas peristiwa tersebut ada 1 orang korban jiwa dan 1 luka berat, serta sejumlah rumah warga yang rusak akibat terkena getaran suara ledakan.

Pemintaan Gubernur Kalteng tersebut, disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalteng, Hamka. Dikonfirmasi beritasampit.co.id, saat meninjau lokasi dermaga tongkang milik Korindo di Kelurahan Mendawai, Selasa 6 Juli 2021.

BACA JUGA:   Dua Desa di Kolam Terisolasi, Akses Jalan Putus dan Masyarakat Butuh Air Bersih

“Pak Gubernur, sebelum saya ke Pangkalan Bun mengatakan pihak perusahaan Korindo harus bertanggung jawab atas kejadian tongkang meledak. Dan sebelum beliau rencana besok mau ke sini ke Korindo, saya duluan ke sini untuk memantau lokasi,” kata Hamka, didampingi Kadis Perhubungan Kabupaten Kobar, Fitriyana.

Ditegaskan Hamka, bahwa pihak perusahaan Korindo, atas musibah ini harus segera memperbaiki lingkungan dermaga, dan sejumlah Tongkang harus selalu mendapat pengecekan kelayakannya. “Jangan sampai tongkang yang sudah puluhan tahun berkarat masih tetap dipergunakan,” tegasnya.

BACA JUGA:   Kadishub Kobar: Banjir Sudah Surut, Pengemudi Kendaraan Harus Hati-Hati Banyak Lumpur

Saat ditanyakan sebab tongkang meledak, jawab Hamka sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Tim Forensik dari Polda Kalteng.

“Penyebab tongkang meledak masih dalam proses penyelidikan,” kata Yuliandra, di sela-sela kedatangan Tim Forensik dari Polda Kalteng ke lokasi dermaga. (Man/beritasampit.co.id).