Bupati Mura Minta Jemaah Salat Idul Adha Perhatikan Prokes

LULUS/BERITA SAMPIT - Bupati Mura, Perdie M. Yoseph.

PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) terus berupaya menekan angka penyebaran virus corona atau Covid-19. Maka, diharapkan kerjasama masyarakat dan semua pihak untuk mendukung upaya Pemerintah dalam rangka memutuskan mata rantai virus tersebut.

Oleh karena itu, Bupati Mura, Perdie M. Yoseph meminta kepada Jemaah Salat Idul Adha 1442 Hijriah yang jatuh pada 20 Juli 2021 besok, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) saat melaksanakan Salat Ied sesuai dengan anjuran Pemerintah.

“Karena suasana pandemi Covid-19 masih relatif cukup tinggi di Mura. Saya minta kesadaran kita semua untuk tetap menuruti, mematuhi dan mentaati apa yang telah dianjurkan Pemerintah daerah supaya ibadah salatnya aman, lancar dan hikmat,” ungkap Perdie saat penyerahan sapi kurban secara simbolis di halaman Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu, Senin 19 Juli 2021.

BACA JUGA:   Masyarakat Antusias Ikuti Vaksinasi Massal di Murung Raya

Perdie minta kepada pengurus masjid yang ada di Mura supaya lebih tegas, jika ada jemaah yang tidak memakai masker agar tidak diperbolehkan masuk ke dalam masjid, hal itu untuk mengantisipasi sejak dini agar jangan sampai pelaksanaan Salat Idul Adha ini menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Sedangkan saat ini Mura menduduki nomor 5 terbesar angka penyebaran Covid-19 dari 13 Kabupaten/Kota Se-Kalteng,” kata orang nomor satu di Bumi Tana Malai Tolung Lingu itu.

BACA JUGA:   APBD Perubahan 2021, Fraksi PAN Minta Pemda Mura Fokus Pembangunan

Menurutnya, dalam pelaksanaan salat wajib pengurus masjid menyediakan diantaranya alat pengukur suhu tubuh, menyediakan sarana tempat mencuci tangan, mengatur jarak antar shaf serta membatasi jumlah jemaah yang berada di dalam masjid.

Selanjutnya, Jemaah membawa perlengkapan salat masing-masing, memakai masker, menghindari kontak fisik dan lainnya, karena Covid-19 ini masih belum berakhir.

Perdie menegaskan, jika terjadi pelanggaran Prokes yang tidak sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah, maka kedepannya Satgas Covid-19 tidak akan memberikan rekomendasi atau izin dalam pelaksanaan kegiatan apapun. (Lulus/beritasampit.co.id).