Mukhtarudin Sumbang Sapi Kurban Kepada Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Kobar

MAN/BERITA SAMPIT - Tenaga Ahli Mukhtarudin Anggota DPR RI, M. Ujang Ebot Sabarudin secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada pengurus DPC NU Kobar.

PANGKALAN BUN – Anggota DPR RI Komisi VI Dapil Kalimantan Tengah dari Fraksi Golkar, Drs. H. Mukhtarudin melalui Tenaga Ahli M. Ujang Ebot Sabarudin secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada pengurus DPC Nahdlatul Ulama Kotawaringin Barat (Kobar) yang diwakili Mulyono dan Abdul Sahel di tempat penjualan hewan kurban di Jalan Rambutan Kelurahan Madurejo Pangkalan Bun.

M. Ujang Ebot Sabarudin saat dikonfirmasi Senin, 19 Juli 2021, mengatakan lima ekor sapi kurban pada Rabu, 14 Juli 2021 sudah diserahkan ke DPC NU Kabupaten Kobar.

BACA JUGA:   DPRD Kobar Apresiasi Program Konsorsium Gaya Baru Tahap V Tahun 2021

”Ritual ini merupakan contoh dari ritual yang dilakukan Nabi Ibrahim yang perlu kita teladani oleh seluruh umat Islam di dunia, dan tentunya saat kita kurban harus dibarengi dengan keikhlasan,” kata Ujang Ebot Sabarudin menyampaikan pesan Mukhtarudin.

Dijelaskan Mukhtarudin, semangat berkurban harus terus menerus dipupuk oleh seluruh umat Islam, khususnya umat Islam di Kotawaringin Barat, Provinsi Kalteng, sehingga solidaritas sesama akan tetap terjaga.

“Disaat kita berkurban selalu ada hikmahnya, yakni hikmah vertikal dan hikmah horizontal yang didapat. Hikmah vertikal adalah pendekatan diri kepada Allah SWT. Sementara hikmah horizontal adalah membangun solidaritas sosial terutama kepada kaum miskin agar bisa bahagia bersama,” jelasnya.

BACA JUGA:   Sudah Divaksin, 14 Pelajar, Santri dan Mahasiswa Diberi Tali Asih

M. Ujang Ebot Sabarudin juga mengatakan, bahwa hewan kurban ini merupakan aspirasi dari Anggota DPR RI Mukhtarudin dan penyalurannya diserahkan kepada NU dan hari ini ke Muhammadiyah.

“Masing-masing akan mendapatkan lima ekor hewan kurban sapi dan pemotongannya secara terpusat di dua organisasi tersebut, dan masyarakat nantinya bisa mendapatkan dagingnya,” pungkas M. Ujang Ebot Sabarudin. (Man/beritasampit.co.id).