Meski Daring, MPLS SMAN 3 Pangkalan Bun Tetap Berkesan

IST/BERITA SAMPIT : Kegiatan MPLS secara Daring melalui zoom meeting dan live streaming lewat channel youtube SMA Negeri 3 Pangkalan Bun.

PANGKALAN BUN – SMA Negeri 3 Pangkalan Bun menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) via daring, kegiatan yang digelar 15 Juli 2021 itu antusias diikuti para siswa-siswi.

Pihak sekolah untuk memudahkan komunikasi memanfaat teknologi informarmasi melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming lewat channel youtube SMA Negeri 3 Pangkalan Bun.

Kepala Sekolah SMAN 3 Pangkalan Bun Darlis Intang mengakui MPLS 2 tahun belakangan ini tidak seperti tahun sebelumnya, kendati begitu semangat Guru dan murid patut diapresiasi. Di tengah kekurangan dan kelebihan belajar daring juga menjadi refleksi dunia pendidikan untuk terus melek teknologi.

Dia juga menyebutkan dengan MPLS diharpakan para siswa bisa dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Selain itu untuk memudahkan interaksi para murid ketika masuk sekolah.

BACA JUGA:   DPRD Kobar Apresiasi Program Konsorsium Gaya Baru Tahap V Tahun 2021

“Kegiatan MPLS kita kemas dengan menarik. Tema yang kita ambil On An Unfamiliar Road. Tujuanya untuk memudahkan para siswa ketika masuk sekolah nanti dengan teman-teman barunya,” ujar Darlis.

Ia menambahkan, kegiatan MPLS terpusat di ruang multi media. Dari sambutan Kepala Sekolah, perkenalan para guru, bernyanyi bersama, dan pemaparan materi MPLS dari berbagai narasumber. Para siswa cukup antusias mengikuti semua kegiatannya.

“Sayang, tahun ini masih dalam masa Pandemi Covid 19. Sehingga kegiatan MPLS yang biasanya dilakukan di sekolah kini dilakukan secara daring,” imbuh Darlis.

MPLS di SMAN 3 Pangkalan Bun dikemas sangat menarik. Karena dalam tema: “On An Unfamiliar Road “, Kegiatan MPLS juga memberikan gambaran edukasi tentang pengetahuan umum yang kerap terjadi di kehidupan sekitar.

BACA JUGA:   Bupati Kobar: Setiap Pelaksanaan Program Kerja Harus Sesuai Rencana

“Kegiatan MPLS yang dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 12-14 Juli 2021, dihadiri langsung oleh dua orang perwakilan siswa baru begitu pula pada saat penutupan dihadiri oleh siswa secara simbolik,” terang Darlis.

Selain materi tentang sekolah, MPLS juga memberikan pemahaman terhadap para siswa tentang bahaya Narkoba yang langsung disampaikan BNN. Hal lainnya juga seperti motivasi belajar dan kegiatan pengenalan manfaat serta dampak TI, wawasan kebangsaan, tata tertib, aplikasi pembelajaran daring, profil pelajar pancasila serta kurikulum .

“Sehingga para siswa baru yang berjumlah 273 siswa, tetap merasa berada di sekolah meskipun mengikutinya secara daring. Sajian acara ini juga dilakukan dengan memenuhi standar protokol kesehatan,” ungkapnya.

(man/beritasampit.co.id).