Potensi Tambak Udang di Sukamara Capai 3000 Hektar

PENINJAUAN : ENN/BERITA SAMPIT - Bupati Sukamara bersama Kadislutkan Provinsi Kalteng saat meninjau lokasi klaster baru tambak udang Vaname.

SUKAMARA – Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan bahwa potensi budidaya tambak udang Vaname di Bumi Gawi Barinjam mencapai 3000 hektar.

Sementara itu ada 800 hektar lahan eksisting eks tambak tradisional milik warga di Kecamatan Pantai Lunci dan Jelai sehingga potensi tambak udang di Sukamara cukup besar.

“Jadi kalau masalah menambak udang untuk masyarakat Jelai dan Pantai Lunci bukan masalah baru jadi sudah ada pengalaman,” ucap Windu Subagio, Kamis 22 Juli 2021.

BACA JUGA:   DLH dan Pramuka Sukamara Tanam 500 Bibit Bunga dan Tanaman Hias

Menurut Windu Subagio, pengembangan budidaya tambak udang Vaname di Kabupaten Sukamara saat ini tengah menjadi keroyokan antara Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP RI.

“Ini merupakan impian Kabupaten Sukamara untuk menjadikan wilayah Sukamara kawasan budidaya udang skala nasional,” kata Windu Subagio.

Windu menjelaskan, jika program budidaya tambak udang Vaname dapat dikembangkan dengan baik, selain itu Sukamara juga menerima bantuan dari dari KKP RI pembuatan master plan pengembangan budidaya udang vaname seluas 1000 hektare.

BACA JUGA:   Empat Perusahaan Besar Sawit di Sukamara Ikut Program Vaksinasi Gotong Royong

“Dulu masyarakat dipesisir ini adalah petambak tradisional, jadi memang potensinya sangat besar,” kata Windu Subagio.

“Selain itu, saat ini untuk lahan eksisting atau lahan yang dulunya juga tambak ada seluas 800 Hektar belum termasuk lahan potensi baru,” tukasnya. (enn/beritasampit.co.id).