Pemkab Sukamara Akan Cek Pembentukan Antibodi Covid-19 ke Masyarakat

Rapid Antibodi : ENN/BS - Pengecekan antibodi Covid-19 yang dilakukan oleh pejabat dan wartawan di BPG Sukamara.

SUKAMARA – Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan bahwa tes antibodi akan dilakukan juga ke masyarakat untuk mengetahui tingkat kekebalan kelompok atau herd imunity yang telat terbentuk.

“Tes rapid antibodi ini juga tidak hanya dilakukan kepada Forkopimda saja, namun juga masyarakat Sukamara yang telah melakukan vaksin,” kata Windu Subagio, usai mengajak pejabat Forkopimda cek antibodi Covid-19 di BPG Selasa 27 Juli 2021.

“Kita juga akan melakukan tes antibodi ini kepada masyarakat, kita akan ambil sampel secara acak untuk dites antibodinya,” lanjut Windu Subagio.

BACA JUGA:   Bupati Sukamara Kukuhkan 9 Orang Paskibraka

Orang nomor satu di Bumi Gawi Barinjam itu berharap program vaksinasi Covid-19 yang saat ini tengah dikejar untuk selesai dapat efektivitas membentuk kekebalan kelompok atau herd imunity hingga 80 persen.

“Mudah-mudahan harapan kita dari vaksin yang saat ini kita gerakkan secara massal akan membentuk imun tubuh terhadap Covid-19 itu nanti yang aka kita lihat,” jelasnya.

Windu menjelaskan bahwa dengan rapid antibodi yang dilakukan akan diketahui apakah vaksin yang diberikan telah membentuk imun atau kekebalan tubuh dalam melawan virus Corona Disease 2019 atau Covid-19

BACA JUGA:   DLH dan Pramuka Sukamara Tanam 500 Bibit Bunga dan Tanaman Hias

“Sebagian yang tes antibodi hari ini ada yang imun tubuhnya sudah terbentuk, sebagian juga ada yang belum, yang saya juga tidak tahu apa faktornya,” ucap Windu Subagio.

Dalam rapid antibodi yang dilakukan oleh keada pejabat Forkopimda Sukamara menunjukkan hanya dua orang yang hasilnya terbaca dengan cepat yaitu reaktif atau sudah terbentuk antibodi Covid-19 dalam darahnya.

“Untuk yang masih non reaktif, kita menunggu sampai beberapa jam, kalau memang hasilnya non reaktif kita akan lakukan rapid antibodi kembali,” tukas Windu Subagio.

(enn/beritasampit.co.id)