Bupati Lamandau Akan Upayakan Penuhi Ketersediaan Vaksin

IST/BERITA SAMPIT - Bupati Lamandau Hendra Lesmana.

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau hingga kini terus berupaya untuk memenuhi stok ketersediaan vaksin Covid-19 untuk masyarakat di Kabupaten Lamandau.

Hal ini menyusul terbatasnya vaksin sehingga menyebabkan kesenjangan pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua di kabupaten yang berjuluk Bumi Bahaum Bakuba tersebut.

Dari data yang dikumpulkan baru 7.897 orang di Kabupaten Lamandau yang sudah mengikuti program vaksinasi hingga dosis kedua. Untuk dosis pertama vaksin saat ini jumlahnya sudah mencapai 17.199 orang, dengan demikian masih ada sekitar 9.000 orang yang masuk daftar tunggu dan belum menerima vaksinasi dosis kedua.

BACA JUGA:   Dewan Kritik Proyek Jembatan Penghubung Desa Cuhai

Bupati Lamandau Hendra Lesmana mengakui stok vaksin di Kabupaten Lamandau saat ini juga sedang kosong, keterlambatan pasokan vaksin dikarenakan distribusi serta kuota yang dibagikan terbatas, mengingat kebutuhan vaksin yang sangat tinggi dan dibutuhkan seluruh daerah saat ini.

“Kita akui sampai hari ini distribusi vaksin dari Pusat agak terlambat, bahkan stok ketersediaan vaksin kita juga sudah mulai menipis untuk tahap satu (dosis pertama), yang tersedia saat ini hanya untuk dosis kedua,” jelas Hendra Lesmana, Rabu 28 Juli 2021

BACA JUGA:   KCK Kodim 1017 Lamandau Berbagi Tali Asih

Sejauh ini pihaknya terus mengejar target percepatan pelaksanaan vaksinasi di daerah, dengan menggencarkan program vaksinasi, hanya saja saat ini terkendala ketersediaan vaksin.

“Saat ini disparitas antara vaksin dosis pertama dengan vaksinasi dosis kedua di Kabupaten Lamandau cukup tinggi, bahkan jika di persentasekan perbandingannya mencapai 16 persen, jauh lebih tinggi capaian vaksinasi pertama dibandingkan dengan vaksin dosis kedua,” pungkasnya. (Andre/beritasampit.co.id).