Penyisihan Grup J Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Bukukan Kemenangan Kedua

Istimewa - Pebulu tangkis tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting saat menghadapi Sergey Sirant dari Rusia di penyisihan grup Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, 28 Juli 2021. (ANTARA/REUTERS/LEONHARD FOEGER)

JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, membukukan kemenangan kedua di babak penyisihan Grup J Olimpiade Tokyo setelah unggul 21-12, 21-10 atas atlet Rusia Sergey Sirant.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Musashino Forest Sport Plaza Tokyo, Rabu 28 Juli 2021, Ginting menyudahi perlawanan pebulu tangkis kidal itu dengan dua gim langsung berdurasi 35 menit.

Ginting, peringkat lima dunia, tak mengalami kendala berarti dalam usahanya menundukkan pebulu tangkis peringkat ke-77.

Dua gim dimainkan Ginting dengan tempo sedang, dengan sesekali memberikan tekanan untuk menyudahi pertahanan Sergey. Selain berinisiatif melakukan serangan, perolehan angka Ginting juga diuntungkan kesalahan yang dilakukan lawannya.

BACA JUGA:   Mantap !!! Ganda Putri Indonesia Greysia/Apriyani Sabet Emas Olimpiade Tokyo

Kualitas permainan atlet yang bermain di bawah bendera Komite Olimpiade Rusia itu tak bisa disandingkan dengan Ginting. Kesalahan servis hingga pukulan yang terarah kerap dilakukan Sergey yang menjadi tambahan angka gratis bagi Ginting.

Bahkan di match point gim kedua saat skor 20-10, Sergey gagal melakukan servis kala bola dari pukulannya mengenai ujung net sehingga mengakhiri pertandingan saat itu juga.

BACA JUGA:   Anthony Ginting Gagal ke Final Olimpiade Tokyo, Langkahnya Dijegal Pebulutangkis China Chen Long

Hasil pertandingan ini memastikan Ginting melaju ke babak 16 besar dan masih menanti calon lawan untuk babak selanjutnya.

Pada pukul 17.20 WIB, giliran Jonatan Christie yang akan berlaga dengan menghadapi pebulu tangkis Singapura Loh Kean Yew.

Sebelumnya Jonatan sudah mengantongi satu kemenangan atas Aram Mahmoud, pebulu tangkis asal Suriah yang kini berlaga dengan Tim Olimpiade Pengungsi (ROT).

(Sumber : Antara)