Wakil Bupati Murung Raya Resmikan Jaringan Listrik di Empat Desa

Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor saat meresmikan jaringan listrik di empat desa, Sabtu 31 Juli 2021.//Ist- ANTARA/Supriadi;

PURUK CAHU – Wakil Bupati Murung Raya, Kalimantan Tengah, Rejikinoor, meresmikan jaringan listrik di empat desa yang dilaksanakan di Desa Panuut, Kecamatan Murung, Sabtu 30 Juli 2021.

Selain Desa Panuut, desa yang diresmikan jaringan listriknya adalah Desa Batu Mirau, Tumbang Apat dan Tumbang Kolon, Kecamatan Sungai Babuat.

“Berdasarkan data rasio elektrifikasi (RE) yang dimiliki, baru 50 desa yang sudah teraliri jaringan listrik,” katanya.

Rejikinoor pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Selatan dan Tengah, atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam membangun listrik pedesaan di daerah itu.

BACA JUGA:   Sebelum Muscab Ke- V, Sekretaris DPW Bersama Pengurus DPC PPP Silaturahmi Ke Ponpes Nailul Authar

Dikatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen membantu PLN dalam melaksanakan program listrik pedesaan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus aksi strategis penanggulangan kemiskinan, kebodohan, dan keterisolasian sebagai wujud pelaksanaan Visi, Misi dan Program Kerja Pemerintah Kabupaten Murung Raya menuju Murung Raya Emas Tahun 2030.

“Kita juga berharap dengan adanya penerangan di rumah-rumah warga ini dapat meningkatkan produktivitas masyarakat,” ucap Rejikinoor, dikutip dari Antara.

Dengan adanya listrik, lanjut dia, menunjang banyak kegiatan warga, baik malam maupun siang hari, antara lain anak-anak belajar lebih intensif dan usaha rumahan dapat menghidupkan kembali usaha dan perekonomiannya.

BACA JUGA:   Jembatan Kayu Penghubung Desa Batu Makap dan Tumbang Kunyi Nyaris Putus

Peresmian jaringan listrik tersebut dilaksanakan secara sederhana dengan tetap menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19.

Untuk diketahui, Kabupaten Murung Raya memiliki 10 kecamatan, 116 desa, dan sembilan kelurahan.

Dari 116 desa, 15 desa a mendapatkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Hemat Energi (PLTSHE) pada 2019 Program Dinas Energi Sumber Daya Mineral (DESDM) Provinsi Kalteng dan Kementerian ESDM RI, sedangkan 60 desa lainnya masih belum teraliri jaringan listrik PLN dengan rasio elektrifikasi desa berlistrik 50,39 persen dan desa belum berlistrik 49,61 persen.

(BS-65/beritasampit.co.id)