Antusias Masyarakat Ikuti Vaksin, Bupati Lamandau Ingatkan Tetap Disiplin Prokes

ANDRE/BERITA SAMPIT : Bupati Lamandau Hendra Lesmana saat mengunjungi kegiatan vaksinasi di Puskesmas Bulik tadi pagi.

NANGA BULIK – Bupati Lamandau Hendra Lesmana meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 yang dilaksanakan di Puskesmas Bulik dalam tema Merdeka Bervaksin. Kamis 5 Agustus 2021 pagi tadi di Puskesmas Bulik.

Kegiatan vaksinasi ini langsung disaksikan Gubernur Kalteng Sugianto dan Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo melalui media vidcon.

Bupati Lamandau menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang ingin mengikuti program vaksinasi ini dan program vaksinasi yang dilaksanakan Pemerintah ini bentuk ikhtiar untuk mengatasi wabah Covid-19.

“Selalu saya sampaikan, meski sudah vaksin tetap harus menerapkan prokes. Jika kita abai, maka kemungkinan besar terpapar Covid-19,” Ucapnya. Kamis 5 Agustus 2021.

BACA JUGA:   Pemkab Lamandau Apresiasi Imigrasi Lakukan Jemput Bola Pembuatan Paspor
ANDRE/BERITA SAMPIT : Bupati Lamandau Hendra Lesmana saat berdialog dengan peserta vaksinasi.

Hendra menyampaikan adapun beberapa kelompok yang masih mengkaitkan dengan hal yang negatif untuk kegiatan Vaksinasi tentulah tidak benar, terlihat upaya pemerintah secara masif terus mendorong percepatan vaksinasi, untuk Indonesia Tumbuh dan Indonesia Maju.

Dalam kegiatan tersebut dimana dihadiri Wakil Kapolres Lamandau Herman Subarkah, Dandim 1017 Letkol Harfes Isjafrin, Kejaksaan Negeri Lamandau Okto, dan Wakil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau.

BACA JUGA:   Penanganan Stunting Jadi Fokus Pemkab Lamandau

Sementara itu, Polres Lamandau AKBP Budi Purnomo melalui AKP Herman Subarkah Wakil Kapolres Lamandau, mengatakan vaksinasi tahap kedua ini adalah dengan sasaran untuk masyarakat vaksinasi kedua Puskesmas Bulik dengan target 450 dosis untuk masyarakat yang di selenggarakan di tiga tempat.

“Kegitan ini ada tiga titik pelaksanaan yaitu, Puskesmas Bulik, Puskesmas Sematu Jaya, dan Kelurahan Argo Mulia. Sedangkan target yang kita inginkan 450 dosis, dan baru beberapa saat target kita sdah mencapai 150 dosis,” pungkas.

(Andre/beritasampit.co.id)