Bimas Kristen Kemenag Kalteng Doa Bersama Agar Pandemi Segera Berakhir

IST/BERITA SAMPIT - Kakanwil Kemenag Kalteng Noor Fahmi

PALANGKA RAYA – Ratusan penyuluh agama Kristen se-Kalimantan Tengah bergabung dalam doa bagi bangsa. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring itu mengambil tema ‘Dari Penyuluh Agama Kristen Kalimantan Tengah untuk Indonesia, Kamis 5 Agustus 2021.

Plt Kepala Bidang Bimas Kristen Kementerian Agama Kalteng, Mimi saat memberikan laporan kegiatan tersebut dari ruang kerjanya mengatakan, doa bersama merupakan bagian dari doa seluruh umat beragama terus agar Tuhan memulihkan bangsa. Gagasan doa bersama ini muncul, dari keprihatinan para penyuluh agama Kristen di Kalimantan Tengah, dari pandemi covid-19 yang sudah 1,5 tahun melanda Indonesia.

BACA JUGA:   Pemprov Kalteng Akan Kembangkan Budi Daya Ikan Keramba Terintegrasi Dengan Wisata Di Sungai Arut-Kobar

“Kami hadir saat ini, bersatu hati, meminta dan memohon kepada Tuhan agar pandemi Covid-19 segera berlalu dan Tuhan pulihkan bangsa Indonesia. Karena kami yakin, dua tiga orang berkumpul, maka Tuhan hadir,” ucapnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Kalteng Noor Fahmi memberikan sambutan dari kantornya, dirinya mengatakan mengapresiasi Bimas Kristen yang menggagas doa bersama ini. Kakanwil berterima kasih kepada penyuluh agama Kristen maupun para tokoh agama yang terlibat dalam kegiatan itu.

“Doa merupakan upaya yang harus selalu kita lakukan agar pandemi Covid-19 ini segera berahir,” ucapnya.

BACA JUGA:   Ivo Ajak Semua Elemen Berkolaborasi Cegah Stunting di Kalteng

Noor Fahmi juga berpesan, agar semua jajaran Kementerian Agama di Provinsi Kalimantan Tengah turut serta dalam upaya menuntaskan pandemi Covid-19.

“Semua jajaran di Kalimantan Tengah, mulai dari tenaga administrasi, guru, dosen, penyuluh baik PNS maupun Non PNS beserta keluarga harus selalu mematuhi protokol kesehatan Mencuci Tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Membatasi Mobilitas, Menghindari Kerumunan, dan Doa (5M+1D) serta harus siap divaksin,” lugasnya.

(Hardi/Beritasampit.co.id)