Pemkab Kotim Siapkan Aplikasi Pendaftaran Daring Vaksinasi

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur, Multazam.//Ist-ANTARA/Norjani;

SAMPIT – Menyikapi antrean warga yang memadati atrium Citimall Sampit saat vaksinasi massal belum lama ini, Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melalui Satgas Covid-19 setempat mempersiapkan terobosan.

Pemkab Kotim sedang mempersiapkan pendaftaran daring atau online bagi peserta vaksinasi COVID-19 untuk memudahkan warga, sekaligus mencegah kerumunan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim, Multazam, mengatakan, aplikasi tersebut akan membantu menghubungkan masyarakat dengan fasilitas kesehatan setempat untuk mendapatkan giliran vaksinasi COVID-19.

“Aplikasinya masih diujicoba. Rencananya Minggu malam kami update. Mudah-mudahan Senin sudah bisa digunakan,” kata Multazam yang juga Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kotim, dikutip dari Antara, Sabtu 7 Agustus 2021.

BACA JUGA:   RMU Cup Cari Bibit Olahraga di Pulau Hanaut Melalui Turnamen Voli dan Bulutangkis

Melalui aplikasi ini nantinya, diharapkan masyarakat sudah bisa mendapat kepastian dan mengetahui kapan mendapatkan giliran untuk datang ke pusat pelayanan kesehatan untuk divaksinasi.

“Sehingga tidak berkerumun dan masyarakat akan dapat kepastian waktu divaksin. Dan kepastian dapat vaksin,” tegas Multazam.

Multazam mengakui antusias masyarakat Kotim untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 sangat tinggi, sayangnya belum bisa diimbangi oleh ketersediaan vaksin. Hal itulah yang membuat warga antre agar bisa divaksinasi karena mengetahui vaksin yang tersedia terbatas.

BACA JUGA:   DAD Kotim Sosialisasikan Perda Kalteng Kelembagaan Adat Dayak di Pulau Hanaut

Bupati Kotim, Halikinnor, juga sudah mengirim surat kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kementerian Kesehatan meminta agar Kotim mendapat pasokan vaksin COVID-19 sesuai kebutuhan.

Vaksinasi merupakan salah satu upaya memutus mata rantai penularan COVID-19. Semakin banyak warga yang sudah divaksin, diharapkan terbentuk herd immunity  atau kekebalan kelompok sehingga tidak mudah tertular COVID-19.

(BS-65/beritasampit.co.id)