Di Tengah Pandemi Ibadah Haji Masih Diminati Masyarakat Kalteng, Perempuan Mendominasi

IST/BERITA SAMPIT - Kakanwil Kemenag Kalteng, Noor Fahmi.

PALANGKA RAYA – Pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia, meski banyak sektor yang terkena imbas namun tak menyurutkan minat masyarakat untuk mendaftar haji.

Berdasarkan data Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang diterima Humas Kemenag Kalimantan Tengah pada Selasa 10 Agustus 2021 di Palangka Raya menunjukkan, jumlah pendaftar jemaah haji reguler sampai 31 Juli 2021 mencapai 38.239 orang. Data tersebut merupakan akumulasi dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

“Jika dibandingkan jumlah pendaftar periode bulan Juni 2021, terdapat penambahan jumlah calon jemaah haji. Estimasi keberangkatan calon jemaah haji reguler ini sekitar tahun 2046. Selain pendaftar haji reguler, Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah juga mencatat jumlah pendaftar haji khusus sebanyak 1.487 orang,” kata Kakanwil Kemenag Kalteng, Noor Fahmi, melalui rilisnya yang diterima, Selasa 10 Agustus 2021.

BACA JUGA:   Begini Upaya Pemprov Kalteng Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Angka tertinggi untuk pendaftar haji reguler berasal dari Kabupaten Kapuas dengan 6.798 calon jemaah, sementara angka tertinggi untuk pendaftar haji khusus berasal dari Kota Palangka Raya dengan 521 calon jemaah.

“Berdasarkan data yang sama, daftar tunggu haji didominasi oleh calon jemaah perempuan. Angka menunjukkan pendaftar haji perempuan pada haji reguler mencapai 20.251 orang dan haji khusus 786 orang. Calon jemaah haji berasal dari latar belakang pekerjaan yang bervariasi, dan didominasi oleh ibu rumah tangga yang mencapai 10.130 orang pada haji reguler dan 451 orang pada haji khusus,” ucapnya.

BACA JUGA:   Wakili Kalteng, Guru Asal Sampit Juara 1 Hafalan 7 Surat Pilihan Putri di MTQ ke-5 Korpri Tingkat Nasional

Berdasarkan rentan usia, calon jemaah berusia 40-60 tahun menyusun lebih dari setengah total keseluruhan calon jemaah dalam masing-masing daftar tunggu haji, yakni 22.101 orang pada haji reguler serta 989 orang pada haji khusus. Adapun berdasarkan latar belakang pendidikan, daftar tunggu haji didominasi oleh calon jemaah dengan pendidikan terakhir SLTA.

“Penambahan calon jemaah haji meski pandemi masih ada ini menunjukkan bahwa masyarakat masih tetap ingin menunaikan rukun Islam kelima itu,” pungkasnya. (Rls/Hardi/beritasampit.co.id).