Legislator ini Bantu Ringankan Korban Kebakaran di Tumbang Rungan

IST/BERITA SAMPIT – Reja Framika saat menyerahkan bantuan ke perwakilan warga.

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kota Palangka Raya Reja Framika memberikan semangat dan dorongan moril ke warga yang mengalami musibah kebakaran di Kelurahan Tumbang Rungan, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya beberapa waktu yang lalu.

Politisi muda asal Partai PSI itu turun langsung mendengar keluh kesah para korban kebakaran, selain itu juga memberikan bantuan. Dia mengakui bantuan yang dirinya berikan tidak sebanding dengan nilai kerugian masyarakat.

“Musibah kebakaran ini salah satu musibah yang sangat menyengsarakan para korban yang mengalami kebakaran. Tidak banyak harta benda yang mampu terselamatkan, jika api membakar tempat tinggal, hingga terkadang hanya pakaian dan badan saja yang tersisa,” terang Reja Framika. Selasa, 10 Agustus 2021.

BACA JUGA:   Pelanggar Prokes Masih Terjaring Operasi, Polisi Beri Sanksi Tegas

Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan dan Keuangan itu juga menyampaikan kegiatannya turun kelapangan ini merupakan bentuk rasa kepedulian dan solidaritas bersama. Dia berharap bisa menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk kembali bangkit.

“Dengan ini saya mengajak seluruh masyarakat Kota Palangka Raya untuk berdoa. Semoga masyarakat Tumbang Rungan yang rumahnya kebakaran bisa sabar dan tabah dalam menjalani cobaan ini,” tuturnya.

Dia juga mengajak semua pihak bisa saling bahu membahu membantu meringankan beban para korban kebakaran. Sebab musibah ini bisa saja terjadi kepada siapapun.

BACA JUGA:   Personel Polsek Rakumpit Ingatkan Masyarakat Jangan Lengah Terapkan Prokes

“Dalam arti, dengan bergotong royong menyisihkan sebagian dari rezeki kita untuk masyarakat Tumbang Rungan yang sedang tertimpa musibah, agar mereka bisa kembali bangkit dan beraktivitas seperti biasanya,” tutup Reja Framika.

Seperti diketahui kejadan itu menghanguskan 30 bangunan rumah, dua bangunan sarang walet, dan lima unit bangunan warung, diperkirakan mengakibatkan kerugian sekitar Rp 2 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

(M.Slh/Beritasampit.co.id)