Bupati Sukamara Akui Masih Terkendala Peralatan Pemadaman Api

Cek Peralatan : ENN/BS - Bupati Sukamara Windu Subagio saat mengecek peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan saat apel gelar pasukan, Kamis 12 Agustus 2021.

SUKAMARA – Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan bahwa Satuan Tugas atau Satgas Kebakaran hutan dan lahan siapkan kendaraan roda dua untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan dikawasan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.

Menurut Windu Subagio, kendaraan bermotor roda dua akan dapat menjangkau kawasan tersulit jika terjadi Karhutla.

“Saya menyadari, dari segi peralatan penunjang itu masih ada hal-hal memang harus kita penuhi, terkait juga areal-areal yang sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat,” ujar Windu Subagio usai memimpin apel siaga darurat karhutla, Kamis, 12 Agustus 2021.

Windu menjelaskan bahwa adanya kendaraan bermotor roda dua dalam penanggulangan karhutla akan memudahkan kegiatan pemadaman yang dilakukan oleh petugas di lapangan.

BACA JUGA:   8.039 Pelajar Jadi Target Vaksinasi Covid-19 di Sukamara

“Walaupun jumlahnya sangat terbatas dan kapasitas air harus menemukan air disekitar kebakaran, kalau tidak bisa ditemukan maka harus disuplay dari mobil tengki di pinggir jalan,” jelasnya.

Orang nomor satu di Sukamara mengakui bahwa pelataran penanggulangan karhutla masih sangat terbatas namun Windu Subagio menegaskan akan terus berupaya untuk menambah sapras yang diperlukan petugas dalam menunjang kinerja dilapangan.

“Jadi dalam hal ini pemerintah kabupaten sukamara akan berkomitmen, dimana ada kesulitan dan kekurangan akan kita penuhi secara bertahap,” tukasnya.

BACA JUGA:   Hadapi Pembelajaran Tatap Muka, Pelajar di SMPN 1 Sukamara Mulai Divaksin

Sebelum, Pemkab Sukamara menggelar apel darurat karhutla yang juga dilaksanakan serentak se Kalimantan Tengah juga sekaligus dilakukan pengecekan kesiapan sarana prasarana sapras yang akan digunakan dalam menghadapi karhutla oleh Bupati Sukamara, Windu Subagio bersama unsur forkopimda.

Jadi apel darurat karhutla ini kita juga melihat kesiapan kita mulai dari personel sampai dengan sarana peralatan yang nanti digunakan saat terjadi kebakaran hutan dan lahan,” kata Windu Subagio usai memimpin apel gelar pasukan.

“Dalan pencegahan, kita mulai dari apel siaga darurat karhutla ini dan melihat kendaraan-kendaraan operasionalnya,” tukas Windu.

(enn/beritasampit.co.id)