SIGEO AWAS PEREK Optimalkan Pengawasan Bidang Tambang Batuan dan Izin Tambang Rakyat

IST/BERITA SAMPIT - Kepala Dinas ESDM Kalteng, Ermal Subhan saat sosialisasi aplikasi Sistem Informasi Geospasial Pengawasan Penambangan dan Reklamasi secara virtual.

PALANGKA RAYA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah mensosialisasikan dan mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Geospasial Pengawasan Penambangan dan Reklamasi, yang disingkat SIGEO AWAS PEREK secara virtual, Kamis 12 Agustus 2021.

Kepala Dinas ESDM Kalteng, Ermal Subhan menjelaskan, sebagaimana yang dimaksud, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2010 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pengelolaan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, diperlukan sistem informasi geospasial untuk lebih mengoptimalkan pengawasan di bidang pertambangan batuan dan izin pertambangan rakyat.

Sehingga dalam rangka mengoptimalkan hal itu, Ermal sosialisasi aplikasi dan web kepada pihak terkait, seperti perwakilan perusahaan pemegang IUP batubara, mineral logam, mineral non logam dan batuan.

“Sehingga dalam rangka optimalisasi pelaksanaan pembinaan, serta pengawasan atas penyelenggaraan pengelolaan usaha pertambangan batuan dan izin pertambangan rakyat. Selain itu menyosialisasikan web atau aplikasi ini,” katanya dari ruang kerjanya di Dinas ESDM Kalteng.

BACA JUGA:   Pemerintah Ajak Masyarakat Kalteng Semarakkan HUT RI, Gelorakan Semangat Kemerdekaan

Aplikasi SIGEO AWAS PEREK adalah aplikasi sistem informasi pada Kantor Dinas ESDM Kalteng yang berbasis GIS dan merupakan aplikasi yang dirancang dan dibangun untuk memenuhi kebutuhan IUP yang terkomputerisasi agar dapat meningkatkan kinerja, kualitas layanan, daya saing serta kualitas SDM yang dihasilkannya.

Dikembangkan aplikasi SIGEO AWAS PEREK bertujuan untuk menyediakan atau menyajikan informasi peta secara digital serta diakses secara online dengan internet, sehingga memudahkan pencarian data dan informasi pada sebuah wilayah.

“Pada Sistem Informasi GIS dirancang untuk menampilkan kondisi bukaan tambang batuan secara aktual, sehingga dapat mengetahui suatu informasi dengan cepat tanpa harus berada di lokasi. Kemudian, GIS juga dirancang sebagai alat penunjang berupa software aplikasi berbasiskan web untuk menunjang kegiatan IUP Batuan dan izin Pertambangan Rakyat,” jelas Ermal.

BACA JUGA:   Wakapolda Sampaikan Pokok Pembahasan terkait Kepemimpinan Yang Menginspirasi

SIGEO AWAS PEREK juga dimaksudkan sebagai diimplementasi dan pengembangan dari proyek perubahan peningkatan pengawasan penambangan dan reklamasi.

“SIGEO AWAS PEREK ini merupakan aplikasi yang dapat menyediakan atau menyajikan informasi peta secara digital serta diakses secara online dengan internet sehingga memudahkan pencarian data dan informasi pada sebuah wilayah,” kata Ermal. (Hardi/beritasampit.co.id).

(Visited 1 times, 1 visits today)