Gubernur Kalteng Minta Seluruh Kepala Daerah Sediakan Fasilitas Pemeriksaan PCR

HARDI/BERITA SAMPIT - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran minta Kepala Daerah, atau Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten dan Kota yang belum memiliki alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk segera menyediakannya.

Hal ini selain untuk mempercepat pemeriksaan, juga membantu pelayanan kepada masyarakat di daerah agar dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 dapat dilakukan dengan baik dan maksimal.

“Kita terus melakukan upaya percepatan penanganan Covid-19, dengan berbagai cara dan upaya. Baik vaksinasi yang terus berjalan juga tracing dan lainnya hingga upaya prokes ketat. Jangan henti-hentinya dalam melayani masyarakat demi upaya penanganan Covid-19 ini,” kata Sugianto Sabran, melalui rilis yang diterima, Jumat 13 Agustus 2021.

BACA JUGA:   10 Tahun Mengabdi, OJK Telah Menerima Berbagai Capaian Positif

Sugianto Sabran menjelaskan, guna memaksimalkan penanganan Covid-19 di wilayah Bumi Tambun Bungai, seluruh Pemerintah Daerah diminta untuk dapat memaksimalkan proses pelacakan pasien terkonfirmasi.

Selain itu, ia juga meminta kepada seluruh Kepala Daerah untuk dapat menyiapkan fasilitas isolasi secara terpusat, guna mempermudah pengawasan terhadap warga kontak erat dan bergejala ringan agar dapat tertangani secara bertahap.

Sugianto menyebutkan, sejumlah kabupaten di wilayah Barito dan Kabupaten Kapuas mengalami peningkatan dalam beberapa waktu ini. Dia berharap agar masing-masing Kepala Daerah dapat menekan angka penyebaran Covid-19 dengan percepatan penanganan, imbauan prokes ketat serta pengawasan dalam upaya pencegahan sebaran Covid.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul, juga mengimbau dan meminta seluruh Kepala Daerah di kabupaten dan kota untuk dapat menyediakan fasilitas pemeriksaan PCR di wilayahnya.

BACA JUGA:   Per 31 September 2021, Ketahanan Pangan Kalteng Tetap Aman

“Kami mendorong seluruh kabupaten dan kota agar memiliki fasilitas pemeriksaan PCR ini. Ini untuk mempercepat proses tracing. Agar warga yang diduga terkonfirmasi positif dapat segera ditangani,” katanya.

Suyuti menuturkan, bahwa pihaknya terus mendorong agar seluruh fasilitas kesehatan yang ada di kabupaten dan kota agar tersedia fasilitas PCR.

“Tentunya, kami selalu mendorong agar semua kabupaten memiliki alat PCR. Harganya tidak semahal awal pandemi. Lagian PCR ini bisa dipakai untuk pemeriksaan penyakit lain setelah pandemi,” tambahnya. (Hardi/beritasampit.co.id).