Ketua DPRD Mura Minta Wilayah Zona Hijau Lakukan Sekolah Tatap Muka

LULUS/BERITA SAMPIT - Ketua DPRD Murung Raya, Doni, SP., M.Si.

PURUK CAHU – Tingginya kasus Covid-19 membuat banyak kegiatan masyarakat terganggu. Salah satu yang terkena imbas adalah kegiatan belajar mengajar di sekolah, sekolah dengan wilayah zona merah Covid-19 diharuskan menerapkan metode pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan media internet.

Ketua DPRD Murung Raya (Mura), Doni meminta yang berstatus zona hijau seperti wilayah Kecamatan Seribu Riam, Uut Murung dan Sumber Barito harus berani memulai kegiatan sekolah tatap muka kembali.

BACA JUGA:   Dewan Minta Camat di Mura Aktif Awasi Desa

“Saya sarankan khusus wilayah zona hijau ini sudah harus ada proses belajar mengajar, jangan ikut-ikutan yang lain yang memang posisinya berada di status zona merah,” kata Doni saat dikonfirmasi wartawan, Senin 16 Agustus 2021.

Menurut Politikus PDI-P ini, dengan dibukanya kegiatan sekolah tatap muka di daerah-daerah zona hijau seperti di Kecamatan Seribu Riam, Uut Murung dan Sumber Barito merupakan kesempatan untuk mengejar ketertinggalan.

BACA JUGA:   Dewan Apresiasi Perhatian PBS Ke Warga Desa Binaan Lingkar Tambang

“Apalagi pandemi Covid-19 berlangsung sudah setahun lamanya dan sekolah menjadi salah satu kegiatan yang terdampak besar. Maka oleh karena itu, justru kesempatan sekarang bagi wilayah yang jauh ini untuk mengejar siswa-siswa yang berada di kota yang lebih terdepan,” tuturnya lagi.

Doni juga menyebutkan, selama pandemi Covid-19, sekolah yang berada di wilayah zona merah Covid-19 diharuskan menerapkan metode pembelajaran jarak jauh. (Lulus/beritasampit.co.id).