Lumban Gaol Harap Rotasi Pimpinan SOPD Kotim Berdasarkan Kinerja

IM/BERITA SAMPIT - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Sihol Parningotan Lumban Gaol.

SAMPIT – Berkaitan dengan wacana Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H. Halikinnor merotasi pucuk pimpinan di beberapa Satuan Operasi Perangkat Daerah (SOPD), anggota Komisi I DPRD setempat Lumban Gaol menyambut baik dan mengapresiasi.

Namun perlu menurut Gaol, agar dalam penempatannya nanti benar-benar memegang prinsip the righ man on the righ place atau orang yang tepat di tempat yang tepat.

Hal itu perlu dilakukan mengingat selama ini pihaknya mengamati masih banyak pimpinan-pimpinan di pemerintahan Kotim mulai dari Lurah, Camat hingga Kepala SOPD yang tidak bisa bekerja secara baik dan maksimal, baik dalam hal pelayanan ke masyarakat maupun dari segi kinerja. Sehingga pihaknya banyak melihat yang hanya sekedar “asal bapak senang saja”.

BACA JUGA:   Ketua DPRD Kotim Tinjau Langsung dan Bagikan Sembako Untuk Korban Banjir

“Dari analisa kami selama ini, banyak disebabkan oleh kerena hubungan-hubungan yang bersifat pribadi saja atau hanya berdasarkan suka dan tidak suka saja. Apalagi prinsip like and dislike nya hanya berupa pemenuhan keinginan atasan yang bersifat pribadi saja dan tidak berdasar pada kinerja,” cetus pria yang memiliki nama lengkap Parningotan Lumban Gaol itu, Kamis 19 Agustus 2021.

Dia berharap agar Bupati Halikinnor mampu mengakomodir siapa saja yang berkinerja baik dan punya integritas baik tanpa memandang dari sisi hubungan kekeluargaan, agama dan ras.

”Saya masih percaya dan yakin bahwa Bupati Halikinnor akan sangat berbeda dari Bupati-Bupati terdahulu, apalagi kita ketahui bahwa Bapak Halikinnor pernah menjadi ASN berkarir dari bawah hingga mendapatkan jabatan birokrasi tertinggi sebagai ASN,” katanya.

BACA JUGA:   Wakil Ketua DPRD Kotim Minta PBS Ikut Tekan Stunting

Legislator partai Demokrat tersebut juga mengingatkan bahwa banyak pejabat-pejabat mulai dari Lurah, Camat dan lainnya yang memiliki kinerja dan pelayanan yang buruk kepada masyarakat, khususnya banyaknya terjadi pembuatan-pembuatan surat tanah yang tumpang tindih. Hingga akhirnya menjadi sengketa-sengketa antar sesama masyarakat.

”Semoga Bupati bisa membaca situasi ini dengan baik dan bijak, sebelum memberikan tongkat pimpinan SOPD kepada para aparatur negara yang ada di Kotim ini,” tutup Gaol. (im/beritasampit.co.id).