Bangkai Kapal Diduga KM Putri Ayu 3 Yang Terbalik di Perairan Tanjung Puting, Ditemukan

Basarnas Palangka Raya bersama tim pencari menemukan bangkai kapal yang diduga KM Putri Ayu 3 yang terbalik di sekitar perairan Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.//Ist-ANTARA/handout-Basarnas Palangka Raya;

PALANGKA RAYA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya bersama sejumlah pihak terkait yang melakukan pencarian korban menemukan bangkai kapal yang diduga KM Purti Ayu 3 yang terbalik di sekitar perairan Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.

Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, Muhammad Hariyadi, menerangkan, temuan bangkai kapal yang diduga bagian dari Kapal Motor Purti Ayu 3 tersebut berada di posisi di posisi koordinat 3⁰55′ 500″ S – 111⁰ 47′ 800 E dari arah Tanjung Puting , 21 NM arah Heading 180⁰.

“Penemuan bangkai kapal atau objek yang diduga KM Putri Ayu 3 pada 22 Agustus sekitar pukul 10.30 WIB. Objek yang ditemukan yakni lambung kapal yang terapung dan masih tersangkut jangkar. Hanya sisa sebagian dari badan kapal yakni bagian depan,” kata Hariyadi, dikutip dari Antara, Senin 23 Agustus 2021.

BACA JUGA:   Bupati Lamandau Dilantik Istri Gubernur, Ini Jabatannya?

Dia menambahkan pada proses pencarian terhadap para korban hilang tersebut pihaknya didukung alat utama kapal motor SAR Banjarmasin serta didukung pemantauan dari udara oleh Dirpolairud Polda Kalimantan Tengah. Selain itu juga turut terlibat KSOP Kumai, TNI AL Kobar, Satpolair Polres Kobar, BPBD dan PMI serta masyarakat setempat.

Sementara itu terkait pencarian para lima korban kapal terbalik yang sampai saat ini masih dinyatakan hilang pihaknya akan berkoordinasi dengan perusahaan kapal dan keluarga.

Pada kejadian itu lima orang dinyatakan selamat, tiga korban ditemukan meninggal dan lima lainnya masih belum ditemukan.

BACA JUGA:   Nurani Astra Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir

“Kita akan berkoordinasi dengan perusahaan kapal di Jakarta dan pihak keluarga terkait dengan kesepakatan bahwa berdasarkan SOP pencarian kami laksanakan selama tujuh hari. Perkembangannya akan kita informasikan nanti,” katanya.

Diungkapkan, kejadian bermula pada pukul 08.10 WIB kapal motor Putri Ayu 3 yang dinaiki 13 orang berangkat dari Muara Baru Jakarta menuju laut Jawa untuk mencari ikan pada Senin 16 Agustus 2021. Selanjutnya pada pukul 04.00 WIB yakni saat kapal dalam perjalanan KM Putri Ayu 3 terbalik karena terhantam ombak besar saat di posisi sekitar 60 kilometer dari Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat.

(Antara/BS-65/beritasampit.co.id)