Ini Tanggapan Warga Usai Disuntik Vaksin Covid-19 di Kecamatan Jekan Raya

M.Slh/BERITA SAMPIT - Masyarakat Kecamatan Jekan Raya Saat menjalani Vaksinasi Covid-19 tahap pertama

PALANGKA RAYA – Program Vakisnasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah mendapat respon positif, kendati begitu masih saja ada informasi yang menyesatkan mengenai vaksinasi.

Akibatnya, membuat sejumlah masyarakat takut untuk melakukan vaksin Covid-19. Hal ini juga mendapat komentar beragam dari masyarakat Kota Palangka Raya, Provinsi Kalteng.

Seperti diungkapan Nurjanah (28) warga Kelurahan Menteng kepada Beritasampit.co.id, usai menjalani vaksin di Kantor Kecamatan Jekan Raya, Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar. Minggu 22 Agustus 2021 kemarin.

Ia mengaku sebelum suntik vaksin mendengar kabar kalo disuntik vaksin covid-19 tidak baik untuk tubuh.

“Memang beberapa waktu lalu kami mendengar ada informasi, saat mereka selesai melakukan suntik vaksin Covid-19 ini, ada yang meninggal dan segala macam, namun dengan adanya sosialisasi dari pemerintah yang ketat, kami mulai paham vaksin ini aman untuk diri kita, setelah saya vaksin tadi, saya hanya merasa pegal-pegal aja di tangan yang disuntik tadi,” jelasnya.

BACA JUGA:   Masyarakat Respon Positif Penerapan Aplikasi Peduli Lindungi di Mako Polresta

Dikesempatan yang berbeda, Alan merupakan salah satu mahasiswa Palangka Raya yang Barus saja menjalani suntik vaksin menyampaikan bahwa, beberapa kali ia mencari informasi terkait vaksin tahap pertama. Namun ketika dirinya mendatangi tempat yang melaksanakan vaksin tahap pertama tersebut, rata-rata kuotanya habis.

“Saya bersyukur hari melaksanakan vaksin tahap pertama di Kecamatan Jekan Raya, karena saya langsung di data oleh pihak RT untuk menjalankan vaksin, ditempat yang sudah direncanakan untuk kita melakukan vaksin,” tutur Alan.

BACA JUGA:   Tinjau Banjir, Gubernur Kalteng Tegaskan Jalan Bukit Rawi Hanya Dilalui Masyarakat Umum

Dirinya berharap kepada pemerintah untuk melakukan pendataan masyarakat ke tingkat RT untuk vaksin, bagi yang memang belum melaksanakannya.

“Mungkin batas dan kuotanya penuh. Sehingga masyarakat juga aga malas juga untuk mendatangi tempat yang melaksanakan vaksin itu, entah itu karena tempat itu jauh mungkin dan lain sebagainya, karena hal itu yang saya dapatkan”tutupnya.

Untuk diketahui bahwa, Kecamatan Jekan Raya Melakukan pendataan masyarakat untuk mejani vaksin tahap pertama dengan melakukan pendataan ke setiap RT, mulia memberikan nomor antrian dari 1 -300 untuk satu RT dan jam berapa mulai dan batas vaksin. Setelah itu akan dilanjutkan lagi dengan RT yang lainnya.

(M.Slh/Beritasampit.co.id)