Banjir di Kasongan, Sekda Minta Warga Tetap Waspada

ANNAS/BERITASAMPIT - Sekda Katingan Prangsang, didampingi Kepala Dinas Sosial Katingan Elmon Sianturi, serta jajaran lainnya.

KASONGAN – Dikarenakan intensitas curah hujan cukup tinggi mengakibatkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan meluap ke dataran rendah dan menyebabkan terjadinya musibah banjir di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Katingan terutama di wilayah Kecamatan Katingan Hulu, maupun Kecamatan Katingan Tengah. Namun saat ini daerah tersebut sudah mengalami penurunan debit air.

Dan sekarang kiriman musibah banjir tersebut sudah sampai ke wilayah Kota Kasongan Kecamatan Katingan, maupun kecamatan yang ada dibawahnya. Akibatnya, menggenangi sejumlah permukiman warga serta ruas jalan provinsi terutama Kasongan-Kereng Pangi.

Saat melaksanakan peninjauan banjir di kota Kasongan. Sekda Katingan Prangsang mengatakan bahwa secara umum pemerintah daerah mulai dari Bupati Katingan sudah melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka pemberian bantuan sosial kepada masyarakat di wilayah hilir Katingan, begitu juga dengan Wakil Bupati Katingan ke wilayah Hulu Katingan dalam kegiatan yang sama.

BACA JUGA:   Rumah Dinas di Baun Bango Roboh, Penghuni Mengungsi

“Sekarang banjir dari Hulu Katingan sudah mulai surut. Kemudian turun ke Kota Kasongan kecamatan Katingan Hilir ataupun kecamatan Tasik Payawan dan sekitarnya. Tetapi prediksi kita sore ini akan ada penurunan debit air. Mudah-mudahan sore ini dan malam nanti sudah surut, tetapi kita tetap waspada,” jelas Prangsang, Kamis 26 Agustus 2021.

Dia juga mengimbau kepada maayarakat apabila memang terpaksa harus mengungsi. Maka pemerintah daerah sudah siapkan posko tempat pengungsian BPBD dan dapur umum Dinas Sosial seperti di Taman Religi kasongan, Banut Kalanaman, jalan Telangkah Kereng Pangi.

“Kita dari pemerintah daerah dalam penangganan musibah banjir ini dibantu dari pihak TNI/Polri, dengan membangun dapur umum dari dinas sosial. Terkait korban dalam musibah ini dilaporkan belum ada, kita pasti tau banjir ini terjadi setiap tahun,” ungkapnya.

BACA JUGA:   FGD dan Konsultasi Publik Penyusunan KLHS Diharapkan Menghasilkan Rekomendasi Pembangunan Berkelanjutan

Sementara, terkait bantuan sosial kepada masyarakat. Kepala Dinas Sosial Katingan Elmon Sianturi, mengatakan pihaknya sejak awal kejadian banjir di bagian hulu katingan sudah disalurkan sesuai paket yang tersedia.

“Jadi bansos sudah kita bagikan dan itupun dalam kapasitas terbatas. Kita prioritaskan untuk penangganan banjir di posko-posko terlebih dulu. begitu juga di bagian hilir sudah kita antisipasi untuk petugas yang menanggani masyarakat yang mengungsi. Jadi belum kita bagikan ke masyarakat yang terdampak,” jelas Elmon Sianturi.

Pasalnya, apabila di hitung masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Katingan melebihi dari 50 kepala keluarga. Sehingga dari dinas sosial belum mempunyai persedian bantuan sosial yang banyak seperti itu.

(Annas/beritasampit.co.id)