KBM UPR Bersama XL Axiata Berbagi Kartu dan Kuota Gratis Kepada Mahasiswa

IST/BERITA SAMPIT - Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Palangka Raya saat foto bersama.

PALANGKA RAYA – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Palangka Raya (UPR) bersama XL Axiata kerjasama dalam memberikan bantuan kartu dan kuota secara gratis kepada mahasiswa UPR, yaitu sebanyak 900 pcs.

Dalam Rangka mengupayakan mahasiswa untuk mengakses pendidikan secara online pada saat Program Belajar Jarak Jauh (PBJJ) atau metode perkuliahan online, KBM UPR bersama XL Axiata bekerjasama membagikan program bantuan kartu dan kuota secara gratis kepada mahasiswa.

Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPR Restu menyampaikan, bahwa dalam rangka mengupayakan mahasiswa untuk mengakses pendidikan secara online pada saat metode perkuliahan online, KBM UPR bersama XL Axiata memberikan bantuan kepada para mahasiswa.

BACA JUGA:   Tegas! Ini Pesan Andrie Elia Kepada Calon Rektor UPR

“Jadi KBM UPR menjalin kerjasama dengan pihak ketiga yang mana tentunya ini untuk kebermanfaatan mahasiswa Universitas Palangka Raya, jadi kita tidak hanya berpangku tangan kepada pemerintah. Karena bantuan-bantuan semacam ini tentunya diperlukan oleh mahasiswa,” ujar Restu melalui WhatsApp, Kamis 26 Agustus 2021.

Dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang, menurut dia, perlu adanya bantuan untuk para mahasiswa, dan BEM UPR bersama BEM Fakultas selaku wadah aspirasi harus mencari solusi atas permasalahan yang ada di lingkungan mahasiswa khususnya di UPR.

“BEM UPR dan BEM Fakultas haruslah menjadi wadah aspirasi, harus bisa menangkap animo mahasiswa ditengah perkuliahan disaat pandemi ini, yang mana semua dilakukan serba online, tentu yang diperlukan adalah bantuan jaringan internet dan kita bisa menjawab itu melalui terobosan-terobosan strategi gerakan yang tidak perlu harus berpangku tangan meminta kepada pemerintah,” tuturnya.

BACA JUGA:   Ungguli Pesaingnya, Prof Salampak Terpilih Jadi Rektor UPR

“Kita tahu bersama, pemerintah saat ini dalam kondisi yang juga tidak bisa kita bilang baik saat ini, menakar dari itu langkah-langkah bijak dan cepat perlu diambil yang pastinya tetap berorientasi pada kebermanfaatan bersama,” tutup Restu. (M.Slh/beritasampit.co.id).

(Visited 1 times, 1 visits today)