37 Mahasiswa Baru STIH HR Sampit Selesaikan Proses PKKMB

PASANG :IM/BERITASAMPIT - Dosen Kampus STIH Habaring Hurung Sampit, Syiblunur, S.Kep,. M.H (tengah) saat memasangkan almamater kampus sebagai tanda berakhirnya proses pelaksanaan PKKMB tahun 2021.

SAMPIT – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Habaring Hurung (STIH HR), Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sukses melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

”Kegiatan PKKMB yang kami laksanakan selama 5 hari, 4 hari di lingkungan kampus dan 1 harinya di luar. Kegiatan diluar ini berupa kegiatan penyuluhan hukum,” ucap Ketua Panitia pelaksana PKKMB Rabbani, Minggu 29 Agustus 2021.

Lanjut Rabbani, dalam pelaksanaan kegiatan PKKMB tahun 2021 ini untuk jumlah peserta bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya lebih banyak tahun sebelumnya. Karena tahun sebelumnya melebihi dari 50 orang mahasiswa-mahasiwi, sedangkan tahun ini hanya 37 orang saja.

BACA JUGA:   Ini Bebagai Kegiatan SDN 1 MB Hulu Sebelum Jam Pelajaran

”Setelah selesai dilaksanakan hari terakhir kegiatan PKKMB yang berpusat di Desa Ganepo, Kecamatan Seranau berakhir lah proses pelaksanaan PKKMB tahun ini, dan sebanyak 37 orang mahasiswa telah menyelesaikannya,” kata pria yang akrab disapa Gapo itu.

Ditambahkan Gapo, selama kegiatan pelaksanaan PKKMB yang berpusat di kampus pihaknya melaksanakan secara kombinasi during dan luring dan sudah melakukan konsultasi dengan pihak Satgas Covid-19.

Untuk diketahui PKKMB sendiri merupakan wahana bagi pemimpin perguruan tinggi untuk memperkenalkan dan mempersiapkan mahasiswa baru dalam proses transisi menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri, serta mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru dan memberikan bekal untuk keberhasilannya menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

BACA JUGA:   Ini Daftar Juara Lomba Senam Pelajar Pancasila Khusus Guru SD Tingkat Baamang

Alasan perlu adanya adaptasi ini pun terlihat dari perbedaan sistem pendidikan dan pengajaran antara Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan perguruan tinggi. Terdapat pula lingkungan baru dengan beragam fasilitas, sistem akademik, dan tata tertib yang menyertai sehingga dirasa dinilai untuk dikenalkan kepada Mahasiswa Baru.

(im/beritasampit.co.id).

(Visited 4 times, 1 visits today)