Tak Terima Cucunya Dipukuli, Kakek Lapor Polisi

Ilustrasi Pemukulan

PANGKALAN BUN – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali terungkap Polres Kotawaringin Barat (Kobar), yang kali ini kasus KDR terjadi di Kecamatan Pangkalan Banteng Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yang dilakukan seorang Ayah berinisial PB (28), menganiaya anak kandungnya berinisial AlH (8).

Kapolres Kobar AKBP Devy Pirmansyah didampingi Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Rendra Aditia Dhani, mengatakan kasus KDRT ini terjadi pada hari Sabtu, 21 Agustus 2021 sekira Pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA:   Polisi Ringkus Seorang Pengoplos BBM di Sampit

Diawali pada saat pelapor yang juga kakek korban bernisial WK (45) berada di rumahnya dihubungi oleh Guru SD tempat bersekolah. Ia diberitahukan cucunya dipukuli oleh ayahkandungnya PB.

“Mendengar cucunya telah dipukuli, kakek korban langsung mendatangi cucunya, dan setelah melihat sendiri bekas luka lebam di wajah, tangan dan kakinya serta 2 giginya rontok, maka ia langsung lapor ke Polsek Pangkalan Banteng,” ujar Kapolres.

BACA JUGA:   Polisi Ungkap, Pos Jaga Gudang Ekspedisi Jalan Iskandar Pangkalan Bun Tempat Transaksi Narkoba

Usia diamankan, Kapolres juga mengunjungi rumah korban dan bertemu secara langsung. Dia juga memberikan semangat dan motivasi agar selalu menjadi anak yang baik dalam mencapi cita-citanya.

“Maka dalam kesempatan yang baik itu, saya manfaatkan juga untuk berkunjung ke rumah keluarga anak korban KDRT,” imbuh Kapolres.

(man/beritasampit.co.id).