Empat Perusahaan Besar Sawit di Sukamara Ikut Program Vaksinasi Gotong Royong

TINJAU : ENN/BERITA SAMPIT - Bupati Sukamara Windu Subagio bersama Forkopimda saat meninjau pelaksanaan vaksinasi gotong royong di salah satu perusahaan besar sawit.

SUKAMARA – Kepala Dinas Kesehatan Sukamara Ari Junita mengatakan bahwa hingga saat ini baru empat perusahaan besar sawit yang ikut program vaksin gotong royong menangani Covid-19.

Ari Junita menerangkan jika pihaknya terus berupaya agar seluruh perusahaan besar sawit dan perusahaan swasta lainnya untuk bisa melakukan vaksinasi Gotong Royong sehingga ikut menyukseskan program pemerintah dalam percepatan penanganan wabah Covid-19.

“Untuk sampai saat ini masih 4 perusahaan yang terdaftar di kita, kita akan terus lakukan koordinasi dan kolaborasi dengan perusahaan itu,” kata Ari Junita, Senin 30 Agustus 2021.

BACA JUGA:   Ketua TP PKK Kalteng Pantau Jalannya Vaksinasi Covid-19 di Sukamara

Dijelaskan, vaksinasi gotong royong merupakan salah satu langkah dalam upaya mempercepat, memperluas dan mendekatkan serta mendapatkan akses layanan vaksinasi Covid-19.

“Kami tegaskan dan sampaikan kalau vaksin gotong royong ini salah satu opsi untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan akses vaksinasi Covid-19,” terangnya.

Vaksin gotong royong bersifat tidak wajib, Ari Junita menerangkan karena itu masyarakat masih bisa dan berhak mendapatkan layanan vaksin Covid-19 secara gratis melalui program pemerintah.

BACA JUGA:   Kejari Sukamara Tahan Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Robohnya Tembok Lapas

“Kalau vaksin gotong royong yang digunakan jenisnya hanya merek Sinopharm, sedangkan vaksin program pemerintah menggunakan merek Sinovac, Astrazeneca, Pfizer dan Novavak termasuk juga vaksin Sinopharm hibah dan vaksin Moderna yang juga hibah dari Covac Facility,” tukasnya. (enn/beritasampit.co.id).