Santri, Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Vaksinasi Massal di Kantor Bupati, 1.100 Dosis Vaksin Disiapkan

IST/BERITA SAMPIT - Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah didamping Kadis Kesehatan, saat menyaksikan langsung kegiatan vaksinasi massal bagi pelajar, mahasiswa dan santri di Aula Kantor Bupati.

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Provinsi Kalimantan Tengah telah menggelar vaksinasi massal 1.100 dosis bagi pelajar, mahasiswa dan santri, juga yang akan mengikuti pendidikan di luar Kabupaten Kobar.

Kegiatan vaksinasi massal di halaman Kantor Bupati Kobar, Senin 30 Agustus 2021 tersebut dihadiri langsung Bupati Kobar Hj. Nurhidayah bersama Wakil Bupati Ahmadi Riansyah, beserta Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kobar, dan Kadis Kesehatan.

Kegiatan Vaksinasi ini walaupun awalnya pada pagi hari disambut hujan deras, namun seluruh peserta vaksinasi tampak semangat, secara protokol kesehatan antri masuk ke ruang Aula Kantor Bupati Kobar.

“Saya atas nama Pemkab Kotawaringin Barat  memfasilitasi vaksinasi massal Covid-19 bagi pelajar, mahasiswa dan santri yang juga akan melanjutkan pendidikan ke luar daerah. Ada sekitar 1.100 dosis vaksin merk Sinovac dan Astrazeneca yang disiapkan,” kata Nurhidayah.

BACA JUGA:   Kesadaran Warga Kalteng akan Vaksin Tinggi, Agustiar Optimis Menuju Zona Hijau

Menurut Nurhidayah yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Kobar ini, bahwa kegiatan vaksinasi massal untuk dosis pertama dilakukan sebanyak dua kali dengan pembagian kloter 550 begitu pula untuk dosis kedua.

“Ibu sangat bangga melihat antusiasnya para pelajar, santri dan mahasiswa yang hari ini menjadi peserta vaksin cukup banyak. Kalau hari ini masih ada yang belum terdaftar jadi peserta harap bersabar nanti kita jadwalkan lagi,” ujar Nurhidayah.

Penerima vaksin hari ini adalah kloter pertama yang mendaftar melalui layanan online yang telah diumumkan sebelumnya dan menerima informasi jadwal melalui pesan WhatsApp.

“Untuk tertib administrasi pendaftaran serta disiplin protokol kesehatan, sesuai arahan panitia bagi mereka yang belum mendaftar dan tidak ada dalam jadwal nama, maka tidak diperkenankan hadir dan masuk ke ruangan aula,” tegas Nurhidayah.

BACA JUGA:   Cantik Rambut Bagai Mayang Sari, Ternyata Tahanan Polisi

Para peserta vaksinasi juga wajib menunjukkan bukti pesan WhatsApp dari panitia disertai dengan tanda pengenal KTP/kartu mahasiswa/kartu santri untuk memudahkan panitia dalam melakukan pengecekan.

Nurhidayah mengatakan, kegiatan vaksinasi massal bagi pelajar, mahasiswa dan Santri tersebut merupakan jawaban dari keluhan para orang tua dan para pelajar, karena mereka harus segera mendapatkan vaksin untuk perjalanan melanjutkan pendidikan di luar daerah.

“Ibu sangat berharap, semoga kegiatan vaksinasi ini dapat berjalan baik dan lancar serta dimana pun kapan pun tetap kita semua harus meningkatkan disiplin protokol kesehatan, agar kita semua sehat. Mari kita sama-sama berdoa, semoga tidak lama lagi pandemi akan segera berlalu. Aamiin,” pungkas Nurhidayah, kepada sejumlah awak media. (Man/beritasampit.co.id).