Vaksinasi di Kalteng Lancar, Ketua Umum Kadin: Stok Vaksin Menipis

Dr. H. Rahmat Nasution Hamka, SH., M.Si.

PANGKALAN BUN – Dr. H. Rahmat Nasution Hamka, SH., M.Si Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengatakan, selama ini pelaksanaan kegiatan program vaksinasi di 14 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Kalteng berjalan lancar, tertib dan aman.

“Saya amati tingkat partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat dan pelajar sangat tinggi, bahkan mereka berlomba-lomba mendaftarkan untuk menjadi peserta vaksinasi,” kata Rahmat, saat dikonfirmasi beritasampit.co.id, Rabu 1 September 2021.

Namun demikian, kata Rahmat, ada sedikit terkendala yakni ketersediaan vaksin di Provinsi Kalteng saat ini semakin menipis. Tapi, kemarin Pemerintah Pusat telah mengirim pasokan vaksin untuk Jawa dan Bali. “Kita berharap semoga saja, pasokan vaksin juga bisa segera dipasok ke Kalimantan Tengah,” harapnya.

Menurut Rahmat, agar bisa tercapai program herd immunity secara nasional dan secara lokal di Provinsi Kalteng, seperti yang diharapkan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, salah satunya menggalakan program vaksinasi secara massal tingkat nasional dan regional. Dan untuk Provinsi Kalteng bulan Oktober/Desember 2021, program vaksinasi bisa terbentuk dengan tuntas.

BACA JUGA:   Rumah Sakit Rujukan Provinsi Akan Dibangun di Wilayah Barat Kalteng

“Kita semua harus terus membantu pemerintah, baik pemerintah Provinsi, Kabupaten maupun Kota. Dimana, Bapak Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran dalam melaksanakan program vaksinasi selama ini selalu bersinergi dengan pihak TNI dan POLRI,” terang Rahmat.

Sementara itu, Rahmat juga menanggapi rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan dibuka di Wilayah Provinsi Kalteng. Dia menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung. “Seperti telah disampaikan Bapak Gubernur, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di SMKN 1 Pangkalan Bun, bahwa benar rencana PTM di Kalteng akan segera dibuka,” ucapnya.

Tentunya, kata Rahmat, harus mendapat dukungan bersama memberikan motivasi kepada orang tua, wali muridn, pendidiknya, pelajar, agar bisa merubah perilaku baru yakni mendisiplinkan protokol kesehatan dan wajib melaksanakan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng : Pelayanan Kesehatan Harus Merata

Sebelum dibuka PTM semua Dewan Guru di masing-masing sekolahnya harus meningkatkan pengawasan ekstra ketat tehadap murid-muridnya. “Misal ada keluarganya yang pernah terinveksi katakan positif atau masih ada keluarganya yang melaksanakan isolasi mandiri. Nah disini pihak sekolah harus benar-benar selektif mendata sampai kepada orang tua atau wali muridnya masing-masing. Namun tentunya nanti pada saat PTM dibuka, kita berdoa semoga berjalan dengan baik dan semua SEHAT, Aamiin,” pungka Rahmat Nasution Hamka, yang juga mantan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini. (Man/beritasampit.co.id).