Kualitas dan Distribusi Bantuan Sosial Diperiksa Polda dan Kejati, Gubernur: Saya Ingin Bantuan Ini Sampai

BANTUAN : IST/BERITA SAMPIT - Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat memberikan bantuan kepada warga melewati banjir, di Desa Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa 7 September 2021.

SAMPIT – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran meninjau dan mendistribusikan secara langsung bantuan sosial untuk masyarakat terdampak banjir di Desa Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa 7 September 2021.

Sebanyak 3000 paket bantuan disiapkan dengan masing-masing paket seberat 10 kg berisi kebutuhan pokok masyarakat termasuk ibu hamil dan anak-anak, seperti beras, susu, gula, sarden, minyak goreng, teh, kopi, dan multivitamin.

Sebagian paket bantuan sudah dibawa dan dibagikan oleh Gubernur dan rombongan, Senin 6 September 2021 malam di beberapa titik. Sedangkan sisanya sebanyak 2850 paket bantuan dibagikan hari ini.

“Biarpun yang terdampak kalau tidak salah 2300-an, tapi yang kita lihat juga masyarakat yang di kiri kanan. Bukan cuma korban banjir, tapi masyarakat yang tidak mampu yang berhak menerima kita bantu juga,” ucap Sugianto Sabran.

BACA JUGA:   Gugatan Pengusaha Asal Bandung Dikabulkan, Ketua DAD Kotim : Jika Tidak Puas Tempuh Hukum Positif

Bantuan sosial ini seluruhnya dianggarkan dari APBD Provinsi Kalteng. Sugianto menegaskan, bahwa bantuan sosial ini harus benar-benar sampai ke masyarakat. “Saya inginkan bantuan ini sampai, saya tidak ingin bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalteng maupun Kabupaten dan Kota tidak sampai ke masyarakat,” tegasnya.

Sugianto perintahkan seluruh jajaran untuk turut mengawasi penyaluran bantuan sosial ini, baik dari segi kualitas sembako yang diberikan maupun dari ada tidaknya korupsi dalam pendistribusiannya.

“Saya sudah minta Pak Kapolda, Pak Kajati untuk memeriksa setiap bantuan yang mengalir dari Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Intinya, tidak ada korupsi tidak ada potong-memotong. Akan ada sanksi tegas, pidana hukum,” pungkasnya.

Kepada masyarakat, Sugianto mengimbau, agar berhati-hati disaat musim penghujan tiba dan mengawasi anggota keluarga dengan baik apabila di daerahnya terjadi banjir. Untuk para Bupati, Sugianto menyatakan Pemerintah Provinsi siap memberikan bantuan termasuk bantuan tenaga kesehatan apabila ada kendala dan keterbatasan sarana prasarana dalam penanganan banjir dan pasca banjir.

BACA JUGA:   Muslimat Ranting Desa Tanjung Harapan Gelar Senam Berhadiah Kulkas

Sementara itu, terkait sejumlah jalan yang ikut terendam banjir, Pemerintah Provinsi Kalteng sudah menyiapkan beberapa posko, rambu-rambu peringatan, dan alat berat.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng Shalahuddin, dana perbaikan jalan juga telah disiapkan. Setelah air surut jalan-jalan yang mengalami kerusakan akan segera diperbaiki.

Masyarakat pun diingatkan untuk berhati-hati dan memperhatikan rambu-rambu peringatan saat akan melintas di ruas jalan yang terendam banjir. Masyarakat juga dianjurkan untuk mengambil jalan alternatif lain apabila jalan terendam banjir terlalu tinggi. (Hardi/beritasampit.co.id).

(Visited 2 times, 1 visits today)