Cegah Terjadinya Arus Pendek Saat Banjir, PLN Imbau Masyarakat Lakukan Pengamanan Kelistrikan

Info Grafis penjelasan PLN apabila terjadi banjir

PALANGKA RAYA – Banjir sangat berbahaya untuk aliran listrik, karena air bisa menghantar aliran arus listrik yang berakibat fatal bagi orang disekitarnya. Untuk mencegah terjadinya hubungan arus pendek saat banjir, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng) mengimbau masyarakat lakukan pengamanan kelistrikan.

Manager Komunikasi PLN UIW Kalselteng, Suhadi, mengatakan, langkah pengamanan kelistrikan yang dapat dilakukan bila air banjir sudah memasuki rumah, yakni dengan memutus aliran listrik atau mematikan kWh Meter yang terhubung ke rumah atau bangunan milik Pelanggan. Kemudian mengamankan alat elektronik yang masih terhubung ke arus listrik dengan mencabut semua stop kontak yang masih terhubung dengan arus listrik dan letakkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

BACA JUGA:   PT. SEM Salurkan Bantuan Sosial Untuk Warga Terdampak Covid-19 dan Bencana Alam

Suhadi menambahkan apabila debit air semakin tinggi dan masyarakat mendapat informasi arus listrik belum dipadamkan oleh PLN, maka pelanggan dapat melaporkan hal tersebut melalui Aplikasi New PLN Mobile atau layanan pusat layanan PLN di nomor 123.

“Langkah pertama Pelanggan dapat mematikan kWh Meter terlebih dahulu, ini harus segera dilakukan jika air sudah masuk ke rumah pelanggan. Amankan alat elektronik yang posisi stop kontak berada di bawah. Ini untuk mencegah listrik mengalir melalui air yang menggenang karena jika ini terjadi akan sangat membahayakan keselamatan,” kata Suhadi, Rabu 8 September 2021.

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Perintahkan Perbanyak Dapur Umum di Katingan

Pihaknya pun berkomitmen akan terus melakukan patroli pemantauan situasi dan kondisi debit air di titik lokasi terdampak banjir. Jika air semakin tinggi PLN akan berupaya secepat mungkin memutus aliran listrik ke pelanggan.

“Akan tetapi jika masyarakat lebih dulu melihat debit air semakin tinggi dan aliran listrik masih menyala, masyarakat diimbau untuk melapor ke PLN melalui Aplikasi PLN Mobile atau di pusat layanan (Contact Center) PLN 123,” kata Suhadi.

(Antara/BS-65/beritasampit.co.id)