Tarif Kelotok Kasongan – Kereng Pangi Capai Rp 300 Ribu, Tapi Tetap Laris

ANNAS/BERITASAMPIT - Suasana sejumlah warga saat ingin Ke Kereng Pangi mengunakan perahu atau kelotok

KASONGAN – Aktifitas masyarakat di Kabupaten Katingan saat ini masih lumpuh karena terjadinya musibah bencana alam (banjir) yang merendam hampir 13 wilayah Kecamatan. Ada 5 Kecamatan yang parah saat ini, terutama di jatung Kota Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, sampai Rabu 8 September 2021.

Akibatnya jalan Trans Kalimantan dari Kota Kasongan – Kereng Pangi/Kota Sampit, Kotawaringin Timur terputus. Sebab, jalan ini terendam setinggi pinggang orang dewasa. Khususny di Km 14 dan 15 Desa Telangkah Kasongan-Kereng Pangi.

Tidak hanya jalan yang terendam, kawasan permukiman juga terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter lebih.

Untuk mengatasi kemacetan yang terjadi dari Kota Kasongan ke Kereng pangi, sejumlah warga menawarkan jasa tumpangan melalui jalur sungai dengan mengunakan perahu kelotok khusus pengendara motor.

BACA JUGA:   Pelayanan Kesehatan Kecamatan dan Desa Harus Lebih Proaktif

Biaya transportasi sungai ini beragam, khusus pengendaran motor beserta penumpang dikenakan rata-rata Rp300 ribu, dan khusus untuk penumpang saja yang tidak mengunakan motor dikenakan tarif mencapai Rp150 ribu.

Edy, warga pundu, Kabupaten Kotawaringin Timur, mengatakan bahwa dirinya rela mengeluarkan uangnya dengan mengunakan jasa transportasi air untuk sampai ke Kota Kasonngan.

“Saya dari Desa Pundu pak, ingin ke Bontok. Karena jalan Kereng Pangi-Kasongan tidak bisa di lewat karena tergenang air. Maka berinisiatif mengunakan perahu atau getek mengangkut motor ke Kasongan. Tadi saya bayar Rp300 ribu untuk sampai ke Kota Kasongan dan singgah di sebelah jalan taman religi,” jelas Edy penguna kendaraan motor roda dua.

BACA JUGA:   Pasar Dikagetkan Kedatangan Tim Covid-19, Ada Apa?

Meski terbilang mahal, dirinya rela megeluarkan uang demi sampai ke Kota Kasongan dan kemudian ingin melanjutkan perjalan ke kota Bontok. Beruntung dari Kota Kasongan ada tumpangan gratis angkutan mobil Pik Up dari relawan masjid Al Ghufron Kota Kasongan dengan mengangkut kembaliĀ  motornya sampai ke depan Kantor Bupati Katingan.

“Saya ucapkan terimkasih kepada relawan masjid Al-Ghufron atas tumpangan gratisnya. Setelah dari Kota Kasongan ini, kembali melanjutkan perjalanan ke kota Buntok. Disana ada acara keluarga, makanya au cepat-cepat berangkat,” ungkapnya.

(Annas/beritasampit.co.id)