Harga Ayam Naik, Pedagang : Kalau Stok Kosong Kita Libur Jualan

ILHAM/ BERITA SAMPIT - Salah seorang pedagang ayam di Pasar Ikan Mentaya (PIM) Sampit, yang terlihat lapaknya kosong menunggu suplai ayam dari pengepul. Kamis 9 September 2021.

SAMPIT – Banjir berkepanjangan yang memutus akses jalan Trans Kalimantan Kasongan-Kereng Pangi, membuat pasokan ayam potong yang biasa didatangkan dari Banjarmasin Kalimantan Selatan, terhambat.

Dampaknya harga ayam dipasaran merangkak naik, bahkan saat ini kenaikannya cukup signifikan berkisar diharga Rp 45.000 perkilo, dari sebelumnya hanya Rp 32.000 perkilo.

“Kemarin sempat naik diharga Rp 35.000 – 37.000 perkilo. Dan hari ini naik lagi menjadi Rp 45.000 perkilo,” kata Yani pedagang ayam potong di Pasar Ikan Mentaya (PIM) Sampit, Kamis 9 September 2021.

BACA JUGA:   Sebuah Rumah Tingkat Dua di Sampit Ludes Jadi Arang

Sebagai pedagang dirinya beserta pedagang lainnya terpaksa mengikuti harga dari pemasok maupun pengepul. Pasalnya jika harga yang mereka ambil dipenyalur mengalami kenaikan, otomatis harga jual dipasaran pasti akan naik.

“Semoga banjir ini cepat surut, sebab jia terus berkepanjangan dan pasokan ayam terus tertunda, sementara stok di daerah mulai menipis atau habis. Terpaksa kalau kosong kita libur berjualan,”pungkasnya.

BACA JUGA:   Pentingnya Sinergitas Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT)

(Cha/beritasampit.co.id)