Mukhtarudin: Banggar DPR Sepakati Asumsi ‘Lifting’ Migas Tahun 2022

Anggota Banggar DPR RI Mukhtarudin. (dok: pribadi).

JAKARTA– Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah menyepakati asumsi lifting minyak dan gas bumi untuk tahun 2022. Target penerimaan minyak dan gas (migas) tahun depan dinilai tidak mengalami perubahan dibandingkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022 yang telah disusun sebelumnya.

Kesepakatan itu disampaikan dalam Rapat
Rapat Panja Asumsi Dasar, Pendapatan, Defisit dan Pembiayaan Dalam RUU Tentang APBN TA 2022 di Gedung Nusantara II Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, (9/9/2021).

BACA JUGA:   Meski PPKM Telah di Level 1, Pemprov Kepri Tetap Kontrol Enam Hal

Anggota Banggar DPR RI Mukhtarudin mengatakan untuk lifting minyak bumi 703 ribu barel per hari, gas bumi 1.036 ribu per hari. Sedangkan rata-rata harga minyak mentah ditetapkan 63 dolar AS per barel.

“Saya berharap masih ada pembahasan lebih detail lagi, agar dapat membuat perkiraan yang lebih baik kedepanya,” tandas Mukhtarudin.

Politisi Golkar Dapil Kalimantan Tengah itu menjelaskan bahwa di dalam perundangan-undangan memang mesti diatur, agar pemerintah bisa lebih leluasa menyusun anggarannya.

BACA JUGA:   Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri

Mengenai proyeksi migas yang telah disepakati Banggar DPR RI tersebut, Mukhtarudin pun optimistis di tengah kondisi dunia yang mulai membaik akan berdampak pada permintaan migas secara global.

“Beberapa negara telah membuka diri dan diharapkan demand turut meningkat,” pungkas Mukhtarudin.

(dis/beritasampit.co.id)