Banjir Surut, Arus Lalu Lintas Jalan Sudirman Kilometer 4 Sampit Kembali Normal

Kondisi Jalan Jendral Sudirman Kilometer 4 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur yang sempat terendam banjir hampir mencapai lutut orang dewasa, Jumat 10 September 2021. (JUN/BERITA SAMPIT)

SAMPIT – Banjir yang menggenangi Jalan Jendral Sudirman Kilometer 4 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya surut pada Jumat 10 September 2021 pagi.

Dititik banjir sebelumnya hanya menyisakan genangan air disisi bahu jalan, namun tidak mempengaruhi aktivitas warga. Arus lalu lintas jalan raya Trans Kalimantan Sampit arah Pengkalan Bun ini terpantau lancar.

Meski demikian, pengendara kendaraan khususnya roda dua harus berhati-hati melitas disebabkan tepat di titik genangan tidak menutup kemungkinan pengendara akan terciprat air dari kendaraan lain yang melintas berlawanan.

Warga setempat, Astri (36) mengaku senang dan tidak ragu atau merasa takut lagi mengantarkan putranya sekolah, sebab ia mengaku hampir terjatuh saat menerobos banjir.

“Kemarin itu hampir jatuh bukannya ada lobang tapi motor rasanya terhempas waktu berpapasan dengan kendaraan lain. Kalo sekarang aman lah,” katanya.

BACA JUGA:   Banjir Genangi Sejumlah Kelurahan/Desa di Tujuh Kecamatan di Kotim

Senada disampaikan Gusti (31), pengendara motor ini harus membawa sandal saat berangkat kerja.

“Di hari pertama banjir sepatu dan celana basah tercelup air. Airnya dalam dan mengalir cukup deras ditambah cipratan dari kendaraan lain. Pas jaga keseimbangan kaki saya turun, ya sepatu dan celana kerja basah,” karyawan disalah satu BUMN ini menceritakan. Bahkan dirinya harus kembali pulang untuk ganti celana dan berangkat kerja dengan memakai sandal.

“Alhamdulillah sekarang sudah surut. Mudah-mudahan jalan dikawasan ini bisa ditinggikan atau drainase dikeruk lagi biar enggak banjir lagi,” harapnya.

Sejumlah pengendara kendaraan bermotor lainnya juga berharap pemerintah bisa segera memperbaiki dengan meninggikan jalan disekitar kawasan tersebut yang hampir setiap tahunnya tergenang banjir disaat turun hujan cukup deras, sebab arus lalu lintas di jalan tersebut setiap hari sangat padat terlebih saat pagi dan sore hari atau jam masuk dan pulang kantor.

BACA JUGA:   Si Jago Merah Mengamuk di Komplek Pasar PBB Muara Teweh

Sebelumnya, banjir akibat hujan deras yang melanda kota Sampit sejak Senin sore 6 September 2021 ini bukan saja merendam kawasan pemukiman penduduk, tapi juga sejumlah ruas dalam Kota Sampit, salah satu titik yang terparah di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 4 Sampit-Pangkalan Bun.

Ketinggian air diruas jalan hampir mencapai lutut orang dewasa mengakibatkan arus lalu lintas di jalan tersebut terhambat dan sejumlah kendaraan harus antre dan melewati lokasi banjir dengan hati-hati.

Pengguna jalan terbantu dengan hadirnya petugas gabungan TNI-Polri, BPBD dan sejumlah relawan yang disiagakan untuk mengarahkan pengguna jalan agar tetap bisa melewati jalan tersebut dengan aman.

(jun/beritasampit.co.id)