Edy Pratowo Ajak Semua Pihak Saling Tolong Hadapi Banjir dan Pandemi

IST/BERITA SAMPIT - Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo

PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mengatakan bahwa selain pandemi Covid-19, Provinsi Kalteng saat ini tengah menghadapi bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah, dengan kondisi terparah terjadi di Kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur, dan Seruyan.

Selain itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng pun menyampaikan terima kasih, dan apresiasi yang setinggi-tinggi kepada jajaran pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, relawan, dan sejumlah elemen masyarakat yang telah membantu dan bekerja sama dalam penanganan banjir di Bumi Tambun Bungai, mulai dari penyaluran bantuan Sembako serta obat-obatan, evakuasi korban, penyediaan dapur umum hingga penerjunan petugas kesehatan, dan lain sebagainya.

“Saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat sinergi dan rasa kebersamaan dalam menghadapi bencana banjir dan juga pandemi di Kalimantan Tengah. Mari kita bergotong royong dan saling membantu satu sama lain serta diiringi dengan selalu berdoa memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga ujian berat ini segera bisa dilalui,” ucapnya saat menghadiri sidang paripurna.

Pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2021, telah dibahas lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yaitu tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Cagar Budaya, Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2020, Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, dan Penyelesaian Tuntutan Ganti Kerugian Daerah Terhadap Pegawai Negeri Sipil Bukan Bendahara atau Pejabat Lain.

BACA JUGA:   Palangka Raya Resmi Berlakukan PPKM Level 3 hingga 4 Oktober

“Saya berharap, pada Masa Persidangan III ini, Raperda-Raperda tersebut dapat kita selesaikan karena semuanya merupakan target penting dalam penyelenggaraan pelayanan kita ke masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Edy menambahkan bahwa Raperda Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana diharapkan dapat segera diselesaikan sebagai payung hukum yang kuat dalam penanggulangan bencana di Kalteng.

Kemudian, pada Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021, selain agenda melanjutkan tahapan pembahasan Raperda yang belum selesai, akan dibahas juga empat Raperda, yaitu tentang RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026, APBD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun Anggaran 2022, Pengelolaan Keuangan Daerah, dan Dana Cadangan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024.

“Saya berharap tahapan pembahasan Raperda yang belum ditetapkan akan bisa dilanjutkan serta dapat merampungkan semua materi persidangan yang telah dijadwalkan, sesuai dengan agenda atau jadwal persidangan yang akan ditetapkan,” lugasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng Abdul Razak, saat membacakan sambutan Ketua DPRD Provinsi Kalteng Wiyatno, mengungkapkan bahwa pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Kalteng menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah banjir yang melanda sebagian wilayah Kalteng. DPRD Provinsi Kalteng akan mendukung penuh langkah-langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam penanggulangan banjir,” lugasnya.

Sangat disadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan karena situasi dan kondisi Covid-19 yang pada bulan Juli hingga Agustus 2021 menunjukkan peningkatan luar biasa. Pemerintah pun telah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berdampak pada pembatasan kegiatan masyarakat secara umum dan kegiatan Dewan secara khusus.

BACA JUGA:   Dewan Usulkan Kursi DPR RI Dapil Kalteng Ditambah

Seiring menurunnya grafik kasus konfirmasi prositif Covid-19 di beberapa daerah, DPRD Provinsi Kalteng memberikan apresiasi kepada Gubernur, Bupati/Wali Kota, dan unsur Forkopimda beserta jajaran, tenaga medis, relawan, Satuan Tugas Covid-19 Kalteng, dan segenap komponen masyarakat atas kerja sama yang baik dalam penanganan pandemi Covid-19.

DPRD Provinsi Kalteng berharap protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas) terus dilaksanakan secara serius, vaksinasi lebih massif digiatkan dan mudah dijangkau seluruh komponen masyarakat, serta anggaran teralokasi dengan baik, termasuk insentif tenaga kesehatan yang dapat segera dibayarkan.

Terkait Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026, DPRD Provinsi Kalteng berharap hal tersebut mengatur hal-hal pokok dan stategis serta memperhatikan kepentingan masyarakat luas. Selanjutnya, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 diharapkan sesuai dengan hal-hal pokok dan strategis yang telah ditetapkan dalam RPJMD Tahun 2021-2026 tersebut.

(Hardi/Beritasampit.co.id)