Ikuti Audiensi MRPTNI Bersama Presiden, Momentum Rektor UPR Sampaikan Capaian dan Target Kampus Tertua Kalteng

IST/BERITA SAMPIT - Rektor Universitas Palangka Raya Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si saat berada dalam forum Audiensi MRPTNI bersama Presiden Jokowi dengan di UNS Surakarta.

PALANGKA RAYA – Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) melaksanakan audiensi dengan Presiden  Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, di Kota Solo, Senin 13 September 2021.

Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si menjadi salah satu dari 35 Rektor seluruh wilayah Indonesia yang tergabung dalam MRPTNI dan hadir secara luring di lokasi.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan dua mekanisme yakni secara luring atau secara langsung yang dihadiri oleh 35 Rektor Perguruan Tinggi dan juga secara daring yang dihadiri oleh 57 Perguruan Tinggi Negeri di seluruh Indonesia.

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy,  Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo,  serta Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M,Hum.

BACA JUGA:   Pemprov Kalteng Terus Berupaya Membatu Warga Terdampak Banjir

Kehadiran Rektor UPR dalam pertemuan bersama Presiden tentu menjadi momentum dan kesempatan yang baik bagi UPR untuk menyampaikan berbagai capaian, target dan juga tantangan pembangunan kedepan. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri tertua dan terbesar yang ada di Kalimantan Tengah.

UPR tentunya telah menjadi bagian terpenting dalam pembangunan bangsa dan daerah untuk mewujudkan generasi unggul dan berdaya saing sesuai dengan visi pembangunan pemerintah adalah cita-cita SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Membangun manusia berkualitas adalah jalan memajukan bangsa,” kata Dr. Andrie Elia dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Palangka Raya, Senin 13 September 2021.

BACA JUGA:   Bupati Lamandau Dilantik Istri Gubernur, Ini Jabatannya?

Dengan ditetapkannya Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara (IKN) yang baru oleh Presiden beberapa waktu lalu, menjadi tantangan tersendiri bagi Kalimantan Tengah yang secara otomatis menjadi daerah penyangga bagi IKN dan secara khusus bagi UPR sebagai Perguruan Tinggi untuk mewujudkan generasi unggul dan berdaya saing yang siap membangun bangsa. UPR mengupayakan melalui berbagai inovasi dan kebijakan dalam proses pendidikannya.

Dalam pertemuan ini, dibahas tiga isu penting yakni tentang pelaksanaan pendidikan tatap muka, vaksinasi di perguruan tinggi dan sekolah serta peran perguruan tinggi dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

UPR berkomitmen senantiasa mendukung berbagai program serta kebijakan baik yang dikeluarkan oleh pemerintah demi kemaslahatan rakyat Indonesia. (M.Slh/beritasampit.co.id).